Penurunan Tarif Tol Suramadu Tak Rugikan Operator - Kompas.com

Penurunan Tarif Tol Suramadu Tak Rugikan Operator

Estu Suryowati
Kompas.com - 04/02/2016, 19:26 WIB
KOMPAS.com/Achmad Faizal Pemudik di pintu tol Suramadu sisi Surabaya.
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memastikan penurunan tarif tol jembatan Suramadu tidak akan merugikan operator.

Pasalnya, jembatan Suramadu dibangun dengan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Tidak akan merugikan operator jika tarif tol diturunkan," kata Basuki kepada wartawan usai menghadiri acara Economic Forum yang bertema “2016 : The Year of Investment” di Jakarta, Kamis (4/2/2016).

Basuki mengatakan rencana penurunan tarif tol Suramadu saat ini tengah dikaji oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

Penurunan tarif tol Suramadu tersebut merupakan perintah dari Presiden Joko Widodo untuk membuat ongkos logistik antara Surabaya dan Madura menjadi lebih murah.

"Saya minta bulan ini (Februari) tarif (tol Suramadu) baru diberlakukan, lagi pula itu cukup dengan SK Menteri PUPR saja," kata dia.

Mengenai kemungkinan tol Suramadu digratiskan, Basuki menegaskan hal tersebut tidak mungkin dilakukan karena harus ada biaya pemeliharaan. (Baca: Menteri PUPR: Tol Suramadu Tak Mungkin Digratiskan)

Informasi saja, saat tarif melintas jembatan Suramadu untuk kendaraan jenis truk ukuran besar mencapai Rp 90.000, truk sedang Rp 60.000, dan kendaraan pribadi seperti sedan Rp 30.000.

PenulisEstu Suryowati
EditorAprillia Ika
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM