Mei Nanti, Pertemuan APMF 2016 di Bali Angkat Topik Tren Teknologi Disruptif - Kompas.com

Mei Nanti, Pertemuan APMF 2016 di Bali Angkat Topik Tren Teknologi Disruptif

Aprillia Ika
Kompas.com - 07/04/2016, 05:18 WIB
SHAFIQ PONTOH Kudsia Kahar, Chief Broadcast Officer The Star Radio Group sedang memaparakan tentang lanskap digital di Malaysia saat Asia Pasific Media Forum 2014 di Nusa Dua Bali, 19 September 2014

JAKARTA, KOMPAS.com - Asia Pacific Media Forum (APMF) adalah ajang berkumpulnya para spesialis komunikasi, pemilik brand, penerbit serta penemu tren digital yang dilangsungkan setiap dua tahun sekali.

Pada tahun ini, APMF akan diselenggarakan di Bali pada 12-13 Mei mendatang dan akan menganggak topik mengenai teknologi disruptif sebagai tren yang harus diperhatikan.

Forum yang mengusung tema ‘Game On!’ ini akan menampilkan lebih dari 65 pakar kelas dunia di bidang media, pemasaran dan komunikasi.

Mereka akan berbagi pengalaman, pemahaman serta strategi yang telah membawa mereka pada kesuksesan bahkan di tengah kondisi dunia yang seolah dijungkirbalikkan oleh teknologi.

“Pelaku industri dewasa ini harus menghadapi bukan hanya kompetisi dengan pemain-pemain yang sudah mapan, tetapi juga munculnya serentetan teknologi baru yang mendisrupsi model-model bisnis yang lama,” ungkap Ketua APMF Andi Sadha, melalui rilis pers ke Kompas.com.  

“Yang menentukan apakah Anda akan keluar sebagai pemenang ialah seberapa lihai Anda menyusun strategi dan memainkan permainan tersebut,” lanjutnya.

Beberapa pembicara yang akan mengisi APMF 2016 yaitu Managing Director Spotify Asia Sunita Kaur, CoCEO dan ECD Hakuhodo Kettle Kentaro Kimura, serta Presiden Direktur PT Unilever Indonesia Hemant Bakshi.

Mereka akan berbagi pemahaman mengenai konsumen baru, pandangan mereka tentang masa depan industri media dan pemasaran, serta pelajaran-pelajaran nyata yang dapat diambil untuk menghadapi perubahan-perubahan tersebut.

“Teknologi berkembang seperti Spotify telah secara radikal mentransformasi rantai nilai berbagai industri, termasuk media, marketing dan komunikasi. Yang menjadi pertanyaan adalah, apa yang bisa kita lakukan?” papar Managing Director Spotify Asia Sunita Kaur.

“Di APMF 2016, saya akan bercerita tentang bagaimana brand-brand dapat memanfaatkan data serta perilaku yang muncul dari konsumsi musik untuk berbicara pada generasi milenial.”

APMF tahun ini juga akan menghadirkan – untuk yang pertama kalinya – sebuah pameran teknologi selama tiga hari.

Pameran yang bertajuk “APMFtech” ini akan menampilkan serangkaian teknologi serta solusi pemasaran terbaru yang dapat menjawab tantangan seputar mencapai performa dan ROI yang lebih baik lewat berbagai inisiatif komunikasi maupun pemasaran digital.  

Selain pameran, APMFtech juga akan memperkenalkan ‘advance class’ sehari yang dibawakan oleh pelaku industri papan atas.

Advance class tersebut akan membahas rahasia di balik terciptanya konten yang sukses, penyusunan strategi untuk periklanan berperforma tinggi, serta konversi ‘big data’ menjadi intel bisnis yang nyata dan dapat ditindaklanjuti.

Kompas TV Bahtera Tanpa Kepastian Bernama Digital- Satu Meja

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisAprillia Ika
EditorAprillia Ika
Komentar
Close Ads X