Ternyata, Impor Daging Sapi Beku Bukan Untuk Turunkan Harga - Kompas.com

Ternyata, Impor Daging Sapi Beku Bukan Untuk Turunkan Harga

Yoga Sukmana
Kompas.com - 15/06/2016, 15:23 WIB
Yoga Sukmana/Kompas.com Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution Bersama Menteri Pertanian Amran Sulaiman saat meninjau bazar Ramadhan di pelataran parkir Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (15/6/2016)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan, impor daging sapi beku yang dilakukan pemerintah bukan bertujuan untuk menurunkan harga daging sapi segar di pasaran.

Namun, untuk memberikan opsi jenis daging sapi kepada masyarakat.

"Bukan menurunkan harga," ujar Amran di Kantor Kementerian Perekonomian, Jakarta, Rabu (15/6/2016).

Seperti diketahui, pemerintah memberikan penugasan impor sapi kepada Bulog sebanyak 10.000 ton, Berdikari 5.000 ton, dan kerja sama dengan PT Darmajaya 500 ton.

Selain itu pemerintah juga memberikan izin impor daging kepada pihak swasta sekitar 23.000 ton.

Saat ini kata Amran, harga daging sapi bervariasi. Ada yang Rp 75.000 per kilogram namun ada pula yang harganya masih di atas Rp 110.000 per kilogram.

Terkait daging sapi yang hargannya Rp 75.000 per kilogram, Amran mengatakan bahwa hal itu bisa terjadi lantaran pemerintah sudah menggandeng perusahaan besar untuk menurunkan harga dan operasi pasar bersama.

Bahkan tutur dia, ada harga daging yang harganya Rp 70.000 per kilogram. Daging sapi yang ia maksud yaitu harga daging beku.

PenulisYoga Sukmana
EditorM Fajar Marta
Komentar