Kunjungi BI, Ratu Belanda Bincangkan Inklusi Keuangan - Kompas.com

Kunjungi BI, Ratu Belanda Bincangkan Inklusi Keuangan

Kompas.com - 01/09/2016, 17:49 WIB
Getty/Independent Ratu Maxima (tengah) mengajar bahasa Belanda untuk para pengungsi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ratu Maxima dari Kerajaan Belanda melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pusat Bank Indonesia di Jakarta, hari ini Kamis (1/9/2016).

Dalam kunjungan itu, Ratu Maxima bertukar pandangan mengenai perkembangan program keuangan inklusif baik secara global maupun di Indonesia.

"Keuangan inklusif telah menjadi prioritas nasional Indonesia," kata Gubernur BI Agus DW Martowardojo dalam keterangan resminya.

Berdasarkan hasil survei Bank Dunia tahun 2014, hanya sebesar 36 persen dari penduduk dewasa Indonesia yang memiliki rekening di bank. Karenanya sejak tahun 2012, Bank Indonesia (BI) dan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) berkoordinasi dengan Kemenko Perekonomian, Kemenkeu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bappenas memprakasai pedoman Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI).

Agus mengatakan, BI mendukung peningkatan keuangan inklusif melalui pengembangan di sistem pembayaran dengan penggunaan instrumen non tunai.

Program unggulan keuangan inklusif yang dilakukan BI, yaitu pengembangan inovasi saluran distribusi, produk dan jasa dalam bentuk Layanan Keuangan Digital (LKD) untuk memfasilitasi intermediasi, Penyaluran Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) secara non tunai, dan interkoneksi antar penerbit uang elektronik.

Selain itu, BI juga mendorong remitansi secara non tunai, perluasan ekosistem melalui Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT), dan edukasi keuangan.

"Untuk mendukung program keuangan inklusif, BI juga aktif berperan dalam pengembangan UMKM melalui program Pencatatan Transaksi Keuangan (PTK) dan program pengendalian Inflasi," terang Agus.

Secara global, imbuh Agus, BI juga aktif dalam mendukung inisiatif global dalam Financial Inclusion.

Hal tersebut tercemin dalam kepemimpinan BI dalam forum G20, Alliance for Financial Inclusion (AFI), Working Group Financial Inclusion (WG FINC) ASEAN, World Bank, APEC dan OECD.

Dalam kesempatan tersebut, Ratu Maxima menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan program keuangan inklusif di Indonesia yang telah meningkatkan akses keuangan bagi masyarakat berpendapatan rendah.


EditorM Fajar Marta
Komentar
Close Ads X