Pengembangan KEK Arun Diminta Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal - Kompas.com

Pengembangan KEK Arun Diminta Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

Kontributor Lhokseumawe, Masriadi
Kompas.com - 04/03/2017, 15:23 WIB
thinkstockphotos Ilustrasi investasi

LHOKSEUMAWE, KOMPAS.com – Wakil Ketua DPRK Aceh Utara Abdul Muthalib setuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe dikelola oleh konsorsium BUMN.

"Ini urusan modal besar, tenaga profesional dan lain sebagainya,” kata pria yang akrab disapa Taliban ini, kepada Kompas.com, Sabtu (4/3/2017).

Namun, dia meminta pengelola KEK Arun Lhokseumawe ke depan melibatkan pemerintah daerah sebagai mitra strategis. Selain itu, politisi Partai Aceh ini juga meminta agar seluruh industri yang beroperasi dalam KEK Arun Lhokseumawe memaksimalkan rekrutmen tenaga kerja lokal Aceh.

“Jangan sampai warga lokal, hanya jadi penonton. Kita sudah pengalaman, ketika Exxon Mobil masuk ke Aceh, itu nyaris semuanya pekerja luar Aceh. Kami minta prioritaskan tenaga kerja lokal,” katanya.

Selain itu, dia mendesak agar pemerintah kabupaten/kota di lingkungan KEK Arun Lhokseumawe segera bekerjasama dengan perguruan tinggi untuk menyiapkan tenaga kerja profesional. “Sehingga tak ada alasan lagi tidak merekrut tenaga kerja lokal asal Aceh,” terangnya.

Taliban berharap KEK Arun Lhokseumawe menjadi salah satu solusi pengentasan kemiskinan dan penganggguran di Aceh.

PenulisKontributor Lhokseumawe, Masriadi
EditorM Fajar Marta
Komentar