CEO Temasek Enggan Berkomentar Usai Temui Luhut - Kompas.com

CEO Temasek Enggan Berkomentar Usai Temui Luhut

Achmad Fauzi
Kompas.com - 06/03/2017, 13:30 WIB
KOMPAS.COM/ACHMAD FAUZI Chief Executive Officer (CEO) Temasek Holdings usat menemui Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Jakarta (6/3/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Chief Executive Officer (CEO) Temasek Holding Ho Ching, Senin (6/3/2017) menemui Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Jakarta. 

Datang pada pukul 11.30 WIB, Ho Ching yang mengenakan pakaian hitam bermotif, dengan celana berwarna hijau dan membawa tas berwarna  merah langsung disambut Deputi I Bidang Kedaulatan Maritim Havas Oegroseno dan Deputi III Bidang Koordinasi Infrastruktur Ridwan Djamaluddin. Kemudian, mereka menuju ke ruangan Menko Luhut dengan menggunakan lift. 

Tidak lama berselang, Menko Luhut tiba di kantornya dan langsung bergegas menuju ruangannya tanpa berkomentar mengenai kedatangan CEO Ho Ching. 

Pertemuan tersebut hanya berlangsung selama 30 menit. Ho Ching kemudian turun pada pukul 12.00 WIB,  masih didamping para Deputi tersebut. 

Namun ketika ditanya mengenai pertemuan tersebut Ho Ching enggan menjawab. Dirinya hanya melayangkan senyuman kepada para wartawan dan langsung menuju mobil untuk meninggalkan Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman.

Sementara itu, Staf Khusus Menko Luhut Binsar Pandjaitan Atmadji Sumarkidjo mengatakan, kedatangan CEO Ho Ching hanya untuk silahturahmi dengan Menko Luhut. Kedatangan CEO Ho Ching juga untuk membalas kedatangan Menteri Luhut pada dua tahun lalu.  

"Hanya pertemuan, kan sudah lama. Pada dua tahun lalu di Singapura kan ketemu. Jadinya teman lama tidak bersua," ujar Atmadji. 

Sekadar informasi, Temasek Holdings merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) asal Singapura. Temasek Holdings saat ini telah memiliki saham-saham perusahaan besar seperti SingTel, DBS Bank, dan Singapore Airlines.

Di Indonesia sendiri, Temasek Holdings memliki sahan mayoritas pada Bank Danamon Indonesia sebanyak 56 persen.

Kompas TV Indonesia Menangi Kompetisi Young Social Entrepreneurs

PenulisAchmad Fauzi
EditorAprillia Ika
Komentar