Telkom Akan Perbesar Porsi Bisnis Digital - Kompas.com

Telkom Akan Perbesar Porsi Bisnis Digital

Estu Suryowati
Kompas.com - 21/04/2017, 22:54 WIB
Estu Suryowati/KOMPAS.com Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), di Jakarta, Jumat (21/4/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menargetkan belanja modal atau capital expenditure (capex) tahun ini besarnya antara 23-26 persen dari pendapatan usaha (revenue).

Namun, Direktur Utama Telkom Alex J Sinaga enggan menyebutkan nominalnya. Ia hanya menyebutkan perseroan berharap pada tahun ini pertumbuhan revenue mencapai double digit.

"Jadi silakan dihitung, revenue kemarin (2016) Rp 116,33 triliun, growth-nya minimal 10 persen, belanja modalnya 23 persen dari itu. Jadi, kira-kira capex-nya berapa," kata Alex dalam konferensi pers, usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Jumat (21/4/2017).

Dalam laporan keuangan tahun buku 2016, perusahaan telco pelat merah itu membukukan revenue sebesar Rp 116,33 triliun. Mengacu perkiraan dari Alex dengan minimal pertumbuhan 10 persen, maka revenue tahun ini ditargetkan minimal Rp 127,96 triliun. Sehingga, dengan perkiraan revenue sebesar itu, maka besaran belanja modal tahun ini minimal Rp 29,43 triliun. Sedangkan belanja modal sepanjang 2016 tercatat sebesar Rp 29,2 triliun.

Telkom pada tahun ini akan memperbesar porsi kontribusi dari bisnis digital, dari 52 persen di akhir 2016 menjadi 56 persen di akhir tahun ini. Sebaliknya, bisnis non-digital akan turun dari 48 persen di akhir 2016 menjadi 44 persen di akhir tahun ini.

"Pada akhirnya kita berharap semuanya beralih menjadi bisnis digital. Itu sebabnya, hampir seluruh capex kita dibelanjakan untuk pembangunan infrastruktur broadband. Kedua, pengembangan konten termasuk solusi-solusi digital yang akan kita deliver bersamaan dengan konektivitas broadband-nya," ucap Alex.

PenulisEstu Suryowati
EditorM Fajar Marta
Komentar