Tekan Kemiskinan di Bawah 10 Persen pada 2018, Apa Langkah Pemerintah? - Kompas.com

Tekan Kemiskinan di Bawah 10 Persen pada 2018, Apa Langkah Pemerintah?

Yoga Sukmana
Kompas.com - 12/06/2017, 17:11 WIB
Kompas.com/Kurnia Sari Aziza Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, saat wawancara bersama Kompas.com, Rabu (10/5/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah terus berupaya menekan angka kemiskinan. Tahun ini, pemerintah optimis angka kemiskinan bisa turun hingga mencapai angka 10,4 persen.

Bahkan untuk 2018, pemerintah sudah memilik target yang akan dikejar yakni menekan angka kemiskinan hingga ke bawah 10 persen, atau mencapai 9 persen.

"Pokoknya tahun ini jadi 10,4 dan tahun depan bisa tembus di bawah 10 persen targetnya," ujar Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro di Gedung DPR, Jakarta, Senin (12/6/2017).

Sejumlah program sudah disusun oleh pemerintah khusus untuk menekan angka kemiskinan. Program itu meliputi perluasan konversi beras sejahtera menjadi layanan non tunai di seluruh kota dan sebagian besar kabupaten dan penyaluran subsidi energi dan LPG 3 kg non tunai.

Ada lagi perluasan program keluarga harapan (PKH) dan perluasan jangkauan pelayanan dasar seperti air bersih, sanitasi, dan identitas kependudukan.

Berdasarkan catatan BPS, jumlah penduduk miskin di Indonesia per September 2016 turun menjadi 27,76 juta jiwa.

Jika dilihat secara persentase, jumlah penduduk miskin di Indonesia per September 2016 adalah sebesar 10,7 persen dari total penduduk Indonesia. Persentase ini menurun dibandingkan Maret 2016 lalu sebesar 10,86 persen.

PenulisYoga Sukmana
EditorMuhammad Fajar Marta
Komentar