Jadi Ladang Investasi, "Rest Area" Tematik di Jalan Tol Akan Dibangun - Kompas.com

Jadi Ladang Investasi, "Rest Area" Tematik di Jalan Tol Akan Dibangun

Moh. Nadlir
Kompas.com - 04/07/2017, 19:19 WIB
KOMPAS.com/PALUPI ANNISA AULIANI Sejumlah pemudik memilih menepikan kendaraan dan beristirahat di bahu jalan Tol Cipali, Sabtu (1/7/2017) petang. Semua tempat istirahat (rest area) di tol ini di arah menuju Jakarta penuh sesak dan tak bisa menampung lagi pelintas yang belakangan datang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tempat istirahat atau rest area yang ada di sepanjang jalan tol dianggap sebagai ladang investasi yang menguntungkan, bisa mendatangkan pundi-pundi uang.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi pun mengisyaratkan bakal menambah rest area di sejumlah ruas tol yang banyak dilalui pemudik.

"Ini peluang investasi karena rest area sebagai tempat yang punya nilai yang komersial. Bukan cuma jalan tolnya saja," kata Budi Karya di Balai Kartini, Jakarta, Selasa (4/7/2017).

Penambahan rest area di jalan tol itu nantinya akan dibangun dengan tema-tema tertentu atau tematik. Akses masuk dan keluar kendaraan pun akan dibuat lebih leluasa.

"Panjang kan nih, Jakarta-Semarang-Solo-Surabaya. Ini nanti punya rest area tematik, punya tema. Supaya bisa bagus, kapasitasnya lebih besar, jalan masuk keluar juga lebih besar," kata dia.

"Jadi orang dari Jakarta ke Semarang. Dia mau beli oleh-oleh ke Brebes, enggak usah ke dalam kota Brebes. Dia bisa beli di sana (rest area). Justru dengan itu, dalam tol bisa punya nilai tambah," tambah dia.

Budi Karya juga mengakui, rest area menjadi salah titik penyumbang macet di jalan tol. Hal itu lantaran besaran rest area tak berbanding lurus dengan jalan.

"Besaran rest area tidak berbanding lurus dengan jalan. Makin panjang (jalan) akan makin dibutuhkan (rest area). Karena letih kan orang. Kemarin itu macet di rest area ada beberapa sebab," kata dia.

PenulisMoh. Nadlir
EditorBambang Priyo Jatmiko
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM