Chairman Disney Sebut Bioskop Indonesia Termasuk Terbaik di Dunia - Kompas.com

Chairman Disney Sebut Bioskop Indonesia Termasuk Terbaik di Dunia

Kistyarini
Kompas.com - 13/07/2017, 16:33 WIB
Chairman Walt Disney International Andy Bird ditemui di kantor pusat The Walt Disney Company di Burbank, California, AS, Rabu (12/7/2017).KOMPAS.com/KISTYARINI Chairman Walt Disney International Andy Bird ditemui di kantor pusat The Walt Disney Company di Burbank, California, AS, Rabu (12/7/2017).
BURBANK, KOMPAS.com - Indonesia diangap sebagai pasar yang sangat penting bagi The Walt Disney Company. 
 
Hal itu dikatakan Chairman Walt Disney International Andy Bird dalam wawancara khusus dengan Kompas.com di kantor pusat The Walt Disney Company di Burbank, California, Rabu (12/7/2017).
 
"Dalam soal angka contohnya. Pertama, Indonesia merupakan negara yang muda dalam arti banyak kalangan mudanya. Rata-rata 29 tahun. Populasinya juga besar, sekitar 250 juta penduduk. Dan kami memliki kesempatan untuk berkembang di Indonesia," papar Bird.
 
Ia menambahkan pertumbuhan organik Disney di Indonesia cukup besar. Menurut Bird, pihaknya memiliki mitra bisnis yang luar biasa di Indonesia.
 
"Contohnya bioskop terbaik yang pernah saya kunjungi di seluruh dunia, salah satunya ada di Jakarta. Saya merasakan pengalaman yang menyenangkan di sana," ujar pria yang bergabung dengan Disney sejak tahun 2004 tersebut.
 
Ia menyebut di Jakarta ada gedung bioskop yang memiliki kualitas dan perawatan yang  bagus. Kebersihan sangat dijaga, misalnya kursinya dibersihkan. Selain itu selalu ada restoran dan makanan yang enak di gedung bioskop.
 
"Bahkan dibandingkan dengan pengalaman yang saya dapat di Amerika, pengalaman terbaik menonton bioskop bagi saya adalah di Jakarta," lanjut Bird.
 
Ia menilai gedung-gedung bioskop baru yang ada Indonesia, teknologi baru dunia film bisa dengan mudah diterapkan.
 
"Seperti yang saya katakan, yang saya sukai dari negara-negara berkembang yang memiliki keinginan kuat untuk maju adalah mereka bisa melompat dari 0 ke 100 dengan cepat," kata Bird.
 
"Kecepatan pertumbuhannya juga mencengangkan. Memang ada beberapa tantangan, salah satunya adalah infrastruktur. Contohnya, karena Indonesia memiliki ribuan pulau, kami harus memikirkan cara ketika hendak mengirimkan barang-barang secara fisik," imbuh Bird.
 
Bird menyebut, Disney memiliki banyak mitra bisnis yang bagus di Indonesia. Salah satunya adalah sebuah department store terkenal di Indonesia.
 
"Kami baru meresmikan semacam toko branded di dalam toko di Jakarta. Dan mereka sangat senang dengan hasilnya. Sebaliknya kami pun senang memiliki kemitraan yang bagus. Kami yakin akan terus berkembang di Indonesia," kata pria yang bertanggung jawab untuk menerapkan dan mengembangkan strategi Disney secara internasional tersebut.
 
Bird mengungkapkan Disney bisa berkembang dengan menjalin kemitraan dengan orang-orang yang kompeten di bidangnya.
 
"Dan yang bisa bekerja sama dengan tim kami, yang semuanya juga orang Indonesia sehingga kami bisa sama-sama berkembang dalam bisnis," lanjutnya.
 
Andy Bird menambahkan, mengenal dan mendengarkan keinginan konsumen di sebuah negara sangat penting. Karena itu ia selalu menyediakan waktu untuk secara langsung datang ke negara-negara dang untuk mengamati perilaku penduduknya.
 
Ia menceritakan pengalamannya di Filipina. Ia bertamu ke sebuah keluarga yang kepala keluarganya bekerja di luar negeri. Salah seorang anaknya sudah bekerja dan anaknya yang lain sedang di sekolah.
 
Menurut Bird, ia tidak memperkenalkan diri sebagai orang Disney kepada tuan rumahnya.
 
"Saya hanya bertamu dan mengobrol tentang keseharian, tentang anak-anak mereka. Lalu saya lihat ada sebuah X-Box di salah satu sudut ruang tamu itu. Ternyata anak itu bermain games dan belajar bahasa Inggris. Itulah jendela dunia baginya.
 
Kalau saya hanya duduk di Burbank dan memberikan presentasi, saya tidak akan mendapatkan dan belajar hal itu," tutur Bird.
 
Ia menambahkan Disney memiliki tim di setiap negara. Menurut Bird, mereka juga turun langsung ke lapangan untuk belajar dari warga atau konsumen.
 
"Saya percaya 100 persen kepada mereka untuk membentuk Walt Disney Company Filipina, Walt Disney Company Indonesia. Dengan begitu kami bisa mencerminkan karakter lokal, sehingga sekali lagi ada relevansi dengan masyarakat di setiap negara," kata pria asal Inggris tersebut.
 
Menurut data yang diterima Kompas.com dari Disney South East Asia, beberapa hal yang dilakukan Disney di Indonesia di antaranya bekerja sama dengan enam perancang muda Indonesia di bidang fashion dalam program Disney Project Style pada Maret 2017.
 
Pada Desember 2015, Disney bekerja sama dengan Populo Batik meluncurkan koleksi khusus busana batik terinspirasi Star Wars. Hal ini dilakukan untuk merayakan peluncuran film The Force Awakens.
 
Selain consumer products, film-film produksi Disney pun laris di Indonesia. Sebut saja Beauty and the Beast , Captain America: Civil War, juga Star Trek: Rogue One.
 
 
 
 

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisKistyarini
EditorAprillia Ika
Komentar
Close Ads X