Tinggalkan Uni Eropa, Inggris Siap Bayar 40 Miliar Euro - Kompas.com

Tinggalkan Uni Eropa, Inggris Siap Bayar 40 Miliar Euro

Pramdia Arhando Julianto
Kompas.com - 06/08/2017, 19:30 WIB
Hasil akhir referendum Uni Eropa (UE) di Inggris, Kamis (23/6/2016), menunjukkan, 51,9 persen pemilih menghendaki negara itu keluar dari blok UE, setelah 43 tahun bergabung.DPA/A Delvin Hasil akhir referendum Uni Eropa (UE) di Inggris, Kamis (23/6/2016), menunjukkan, 51,9 persen pemilih menghendaki negara itu keluar dari blok UE, setelah 43 tahun bergabung.

LONDON, KOMPAS.com - Inggris siap membayar hingga 40 miliar euro atau 47 miliar dollar AS sebagai bagian dari kesepakatan untuk meninggalkan Uni Eropa.

Surat kabar Sunday Telegraph melaporkan, Uni Eropa (UE) telah mengeluarkan angka 60 miliar euro dan menginginkan kemajuan signifikan dalam menyelesaikan kewajiban Inggris sebelum membahas isu-isu kompleks seperti pengaturan perdagangan di masa depan.

Departemen pemerintah yang bertanggung jawab atas perundingan Brexit menolak berkomentar mengenai artikel Sunday Telegraph. Sejauh ini, Inggris tidak memberikan indikasi resmi akan bersedia membayar berapa.

Surat kabar tersebut mengatakan bahwa pejabat Inggris kemungkinan akan menawarkan untuk membayar 10 miliar euro per tahun selama tiga tahun setelah meninggalkan Uni Eropa pada bulan Maret 2019.

Kemudian menyelesaikan keseluruhannya sepanjang perundingan perdagangan rinci. Pembayaran hanya akan dilakukan sebagai bagian dari kesepakatan yang mencakup sebuah perjanjian perdagangan.

David Davis, menteri Inggris yang bertanggung jawab atas perundingan Brexit, mengatakan pada 20 Juli bahwa Inggris akan menghormati kewajibannya kepada UE namun menolak untuk mengkonfirmasi bahwa Brexit akan meminta pembayaran bersih.

Jika Inggris tidak dapat menyelesaikan sebuah kesepakatan, hubungan dagang akan diatur oleh peraturan Organisasi Perdagangan Dunia, yang memungkinkan kedua belah pihak memberlakukan bea dan cukai dan membiarkan banyak masalah lainnya tidak diselesaikan.

Sementara, Uni Eropa juga menginginkan kesepakatan pada bulan Oktober mengenai hak-hak warga negara UE yang sudah ada di Inggris, dan mengenai kontrol perbatasan antara Irlandia dan provinsi Inggris di Irlandia Utara, sebelum perdagangan dan isu-isu lainnya dibahas lebih lanjut.

PenulisPramdia Arhando Julianto
EditorAprillia Ika
SumberReuters
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM