Digeser Ma Huateng, Jack Ma Tak Lagi Jadi Orang Terkaya di Asia? - Kompas.com

Digeser Ma Huateng, Jack Ma Tak Lagi Jadi Orang Terkaya di Asia?

Sakina Rakhma Diah Setiawan
Kompas.com - 09/08/2017, 09:30 WIB
CEO Alibaba Jack Ma (tengah) bersama aktris Hollywood Scarlett Johansson saat membuka event Singles Day 2016.Associated Press CEO Alibaba Jack Ma (tengah) bersama aktris Hollywood Scarlett Johansson saat membuka event Singles Day 2016.

HONG KONG, KOMPAS.com - Pimpinan konglomerasi China Tencent Holdings Ma Huateng untuk pertama kalinya menjadi orang terkaya di Asia pada Selasa (8/8/2017).

Ma menggeser posisi CEO Alibaba Group Jack Ma yang sebelumnya bertengger di peringkat pertama daftar orang paling tajir di Asia.

Mengutip Forbes, Rabu (9/8/2017), kekayaan Ma sempat meningkat sejalan dengan peningkatan harga saham perusahaan.

Namun, ini tak berlangsung lama, karena pada akhir sesi perdagangan di AS, Jack Ma kembali merebut posisinya sebagai orang terkaya di Asia.

Peningkatan kinerja saham Tencent di Bursa Saham Hong Kong sejalan dengan laporan kinerja keuangan perseroan untuk periode semester I 2017.

(Baca: Jack Ma Bantah Batal Jadi Penasihat "E-commerce" Indonesia)

 

Peningkatan saham Tencent sebesar 2,5 persen membuat kekayaan Ma bertambah menjadi 37 miliar dollar AS dari sebelumnya 36,4 miliar dollar AS.

Pada saat yang sama kemarin, kekayaan Jack Ma memiliki kekayaan sebesar 36,4 miliar dollar AS.

Sama seperti Tencent, saham Alibaba juga menguat di bursa saham New York. Peningkatan saham Tencent dan Alibaba merefleksikan pertumbuhan layanan dan konten online secara eksplosif di China.

Negara itu tak hanya memiliki jumlah penduduk terbanyak, tapi juga merupakan negara dengan jumlah pengguna internet terbesar di dunia.

Masuknya duo Ma yang dipandang merupakan pendatang baru ke dalam daftar orang terkaya di Asia dibandingkan dengan taipan properti seperti Li Ka Shing dan Lee Shao Kee memberikan ekspektasi bahwa kekayaan yang berasal dari bisnis digital akan menjadi lebih besar di masa mendatang.

Alibaba melantai di bursa saham New York, dengan citra e-commerce yang lekat dan sosok Jack Ma yang dikenal luas.

Adapun Tencent melantai di bursa saham Hong Kong dan sosok Ma Huateng sebagai CEO tidak terlalu dikenal di luar China.

Ma Huateng sendiri memiliki latar belakang pendidikan di bidang teknik. Ia memiliki kepribadian yang cenderung low profile.

Kompas TV Cristiano Ronaldo dinobatkan sebagai olahragawan dengan pendapatan tertinggi tahun 2016. Hal ini mengacu pada riset yang dilakukan oleh Forbes Sport Money Index membuat CR7 menjadi pesepakbola dengan pendapatan tertinggi sekolong langit.

PenulisSakina Rakhma Diah Setiawan
EditorAprillia Ika
SumberForbes,

Komentar