Laba Bersih Indosat Naik 83,2 Persen di Semester I 2017 - Kompas.com

Laba Bersih Indosat Naik 83,2 Persen di Semester I 2017

Aprillia Ika
Kompas.com - 10/08/2017, 10:15 WIB
Indosat resmi berubah nama menjadi Indosat Ooredoo sejak Kamis (19/11/2015).Reska K. Nistanto/KOMPAS.com Indosat resmi berubah nama menjadi Indosat Ooredoo sejak Kamis (19/11/2015).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Indosat Tbk (ISAT) atau dikenal dengan Indosat Ooredoo mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar 83,2 persen pada semester I 2017, menjadi Rp 784,2 miliar.

Kenaikan laba bersih didapat dari kenaikan pendapatan dan efisiensi operasional perusahaan.

Pendapatan konsolidasian tumbuh menjadi Rp 15,1 triliun, utamanya didukung oleh pertumbuhan pendapatan selular sebesar 8,5 persen menjadi Rp 12,6 triliun.

Pendapatan dari layanan data selular juga tumbuh pesat sebesar 39,4 persen menjadi Rp 6,8 triliun, memberi kontribusi sebesar 54,1 persen terhadap pendapatan selular.

Indosat Ooredoo berpendapat bahwa pertumbuhan ini dapat dipertahankan jika regulasi untuk formulasi tarif data dapat direalisasikan.

"Mengingat perubahan perilaku konsumen yang bergerak ke penggunaan data secara signifikan dari penggunaan voice dan SMS," tulis perseroan melalui keterangan resmi ke Kompas.com.

(Baca: Kuartal I, Indosat Ooredoo Kurangi Porsi Utang Mata Uang Asing)

Layanan data seluler Indosat Ooredoo naik karena jumlah pelanggan seluler juga naik. Di semester I 2017 jumlah pelanggan seluler perseroan mencapai 96,4 juta pelanggan atau naik 15,9 juta dibanding semester I 2016.

Kenaikan pelanggan seluler disebabkan naiknya area keterjangkauan Indosat Ooredoo. Perseroan membangun 5.690 BTS tambahan di semester I 2017, yang mana 92 persen adalah BTS 3G dan 4G.

Untuk efektivitas operasional, beban operasional perseroan memang meningkat, namun berada di bawah pertumbuhan pendapatan. Sehingga perseroan berhasil meningkatkan laba usaha sebesar 32,0 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kemudian, total utang dari pinjaman bank dan obligasi melorot Rp 1,9 triliun atau menurun 8,8 persen dibanding periode sama tahun lalu.

Porsi utang dalam denominasi dollar Amerika Serikat turun sebesar 67,2 persen dari 227,5 juta dollar AS (mewakili 14 persen dari total utang) pada semester I 2016 menjadi sebesar 74,6 juta dollar AS (mewakili 5 persen dari total utang) di semester I 2017.

Kompas TV Indosat Beli Satelit dari Tiongkok

PenulisAprillia Ika
EditorAprillia Ika
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM