Wilayah Terpencil di Sumatera Utara Mulai Nikmati BBM Satu Harga - Kompas.com

Wilayah Terpencil di Sumatera Utara Mulai Nikmati BBM Satu Harga

Kontributor Medan, Mei Leandha
Kompas.com - 11/08/2017, 16:09 WIB
PT Pertamina (Persero) MOR I merealisasikan program BBM Satu Harga di beberapa wilayah terpencil di Sumatera Bagian Utara, Kamis (10/8/2017)KOMPAS.com/MEI LEANDHA PT Pertamina (Persero) MOR I merealisasikan program BBM Satu Harga di beberapa wilayah terpencil di Sumatera Bagian Utara, Kamis (10/8/2017)

MEDAN, KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) I merealisasikan program BBM Satu Harga di beberapa wilayah terpencil di Sumatera Bagian Utara (Sumbagut).

Wilayah pertama yang menjalankan program tersebut adalah Pulau Telo, Desa Sinauru, Kecamatan Pulau Batu, Kabupaten Nias Selatan.

Sebelum pemberlakuan program ini, masyarakat Pulau Telo harus membeli BBM dengan harga yang lebih mahal, yakni di atas Rp 10.000 per liter.

"Pulau ini terletak di jalur darat dan laut sehingga memakan waktu lama untuk menyalurkan BBM, ini tantangan terberat sama kami," kata General Manager PT Pertamina (Persero) MOR I, Erry Widiastono, Kamis (10/8/2017).

Dari Terminal BBM di Kota Gunung Sitoli, lanjutnya, BBM diangkut melalui mobil tangki selama tiga jam jalur darat ke Teluk Dalam, Nias Selatan. Setelah itu, diangkut lagi dengan kapal selama hampir delapan jam melalui jalur laut menuju Pulau Telo di Kecamatan Pulau-pulau Batu, Nias Selatan.

"Baru disalurkan kepada masyarakat dengan harga Rp 6.450 per liter untuk Premium dan Rp 5.150 per liter untuk Solar," ucap Erry.

Menurut dia, proses pemetaan hingga terealisasinya BBM satu harga di suatu wilayah memerlukan waktu, karena Pertamina harus melakukan sejumlah pekerjaan seperti survei transportasi BBM, hingga agen penyalur.

Sebagai kepanjangan tangan dari Pertamina pusat, pihaknya akan terus memegang komitmen yang telah ditetapkan pemerintah untuk menjalankan program ini. Erry mengaju terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan para pengusaha setempat untuk dapat merealisasikan program BBM satu harga di wilayah Sumbagut.

"Kami berharap dukungan semua pihak agar program BBM Satu Harga segera terealisasi dan masyarakat di wilayah-wilayah terpencil bisa mendapatkan BBM dengan harga yang terjangkau," pungkas Erry.

Area Manager Communication dan Relations Pertamina Sumbagut, Fitri Erika, mengatakan, untuk wilayah Sumatera Utara rencananya ada 11 titik SPBU BBM Satu Harga yang semuanya terkonsentrasi di Pulau Nias. Yaitu di Kecamatan Lotu, kabupaten Nias Utara, Kecamatan Gido dan Kecamatan Bawalato di Kabupaten Nias, dan Kecamatan Lahomi, Kabupaten Nias Barat.

Kemudian, tujuh SPBU yang semuanya berada di Kabupaten Nias Selatan, yakni di Kecamatan Hibala, Kecamatan Pulau Batu, Kecamatan Pulau Batu Timur, Kecamatan Pulau Batu Barat, Kecamatan Pulau Batu Utara, Kecamatan Simuk dan Kecamatan Tanah Masa.

PenulisKontributor Medan, Mei Leandha
EditorBambang Priyo Jatmiko
Komentar