Warga Berkebutuhan Khusus Perlu Terus Dilatih Bekerja - Kompas.com

Warga Berkebutuhan Khusus Perlu Terus Dilatih Bekerja

Josephus Primus
Kompas.com - 11/08/2017, 18:09 WIB
Orang yang menyembunyikan sesuatu lebih sedikit memakai kata saya.BBC Orang yang menyembunyikan sesuatu lebih sedikit memakai kata saya.

 

KOMPAS.com - Warga berkebutuhan khusus perlu terus dilatih bekerja agar mampu memenangi persaingan di dunia kerja. Salah satu wadah untuk pelatihan itu bisa dilakukan melalui kerja sama antarlembaga yang mempunya kepedulian.

Sebagaimana rilis yang disampaikan Lions Club Jakarta Monas (LCJM) Kalingga kepada Kompas.com hari ini, kerja sama itu menggandeng Universitas Politeknik Negeri Jakarta. "Bentuknya lomba mengetik cepat dan desain logo,"  kata Vice President LCJM Kalingga Suzi Marsita.

Secara ringkas, lomba itu digear antara mahasiswa D3 Manajemen Pemasaran- Warga Berkebutuhan Khusus. Lokasi lomba ada di Gedung Arsip Universitas Politeknik Negeri Jakarta, Kampus UI Depok. Peserta lomba ada 40 mahasiswa berkebutuhan khusus dari semester empat hingga semester enam. Lomba ini ada kaitannya dengan Centenial Service Challenge - Worldwide Week Of Service For Youth.

Lomba desain pada babak penyisihan bertema mendesain logo Lions Club. Di babak final, temanya menjadi mendesain logo LCJM Kalingga.

Sedangkan untuk lomba mengetik cepat, pada babak penyisihan adalah peserta wajib mengetik profil Lions Club dalam Bahasa Indonesia. Sementara di babak final, lomba menjadi ajang mengetik profil itu dalam Bahasa Inggris.

Sementara itu, Firliyanti, ibu dari dua mahasiswa berkebutuhan khusus di kampus tersebut menyambut baik perhelatan tersebut. "Kegiatan ini menjadi pemicu semangat para mahasiswa berkebutuhan khusus," demikian Firliyanti.

PenulisJosephus Primus
EditorJosephus Primus
Komentar
Close Ads X