Urbanhire, Platform Rekrutmen Tenaga Kerja, Raih Pendanaan Pra-Seri A - Kompas.com

Urbanhire, Platform Rekrutmen Tenaga Kerja, Raih Pendanaan Pra-Seri A

Kompas.com - 12/08/2017, 15:15 WIB
Tampilan Urbanhire.com, 12 Agustus 2017.Urbanhire.com Tampilan Urbanhire.com, 12 Agustus 2017.

JAKARTA, KOMPAS.com - Urbanhire, perusahaan teknologi di bidang rekrutmen yang berbasis di Indonesia, baru-baru ini mengumumkan pendanaan investasi Pra-Seri A yang dipimpin oleh Convergence Ventures dengan partisipasi dari Capital Social, 500Startups, Tortola Capital, Denali Capital, dan Intrafood Group.

Didirikan pada tahun 2016, Urbanhire membantu perusahaan skala menengah hingga berskala besar dalam pengelolaan proses rekrutmen agar lebih efektif dengan menghemat waktu dan biaya. Dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (12/8/2017), tidak disebutkan berapa investasi yang ditanamkan di Urbanhire. 

Platform SaaS (Software-as-a-Service) Urbanhire memiliki fitur- fitur yang memungkinkan perekrutan yang lebih efisien, termasuk fitur distribusi lowongan kerja instan ke lebih dari 40 portal seperti KompasKarier, Indeed, Glassdoor, LinkedIn, dan banyak lagi.

Fitur seperti itu sangat membantu pengguna untuk menghilangkan kendala memasang lowongan berulang di berbagai portal.

Baca juga: Startup Berita Indonesia Dapat Suntikan Dana Rp 32,5 Triliun

Sistem pelacakan pelamar yang komprehensif, pencarian resume, dan platform kolaborasi yang membantu tim berkomunikasi secara efektif selama proses seleksi rekrutmen untuk membuat keputusan perekrutan yang tepat.

Urbanhire telah memiliki lebih dari 2.000 entitas bisnis yang menggunakan Urbanhire sebagai sistem perekrutan mereka. Termasuk perusahaan-perusahaan besar seperti Grup Gunung Sewu, BPJS Kesehatan, Grup MPM, PT Elnusa Tbk, Grup Kompas Gramedia, BizNet Gio, dan banyak perusahaan terkemuka lainnya.

"Kami percaya bahwa rekrutmen haruslah berperan strategis dalam bisnis, dan tanggung jawab tersebut tidak hanya diemban tim HR, tetapi semua harus terlibat dalam proses rekrutmen. Maka, kami melihat Urbanhire sangat cocok dengan kebutuhan perekrutan kami. Platform ini memberikan kami keleluasaan untuk berkolaborasi dan bekerja sama dalam proses rekrutmen di dalam satu platform," kata Dondy Bappedyanto, CEO Biznet Gio Cloud.

Pada pendanaan ini, Urbanhire akan memanfaatkan tambahan pembiayaan untuk memperluas jangkauan nasional dan regional, membangun kapabilitas penjualan dan pemasaran, dan mempercepat pengembangan produk seperti pencocokan algoritmik antara pencari kerja dan perusahaan.

"Urbanhire melipatgandakan produktivitas klien-klien kami karena semua inisiatif rekrutmen dari awal hingga akhir dikontrol dalam satu dasbor tunggal. Dalam waktu dekat, platform kami akan menggunakan teknologi machine learning untuk memfasilitasi pencocokan kebutuhan antara perusahaan dan pencari kerja," kata Benson Kawengian.

Wirausahawan Benson Kawengian bertemu dengan rekan pendiri Hengki Sihombing dan Jepri Sinaga di sebuah acara hackathon pada tahun 2015.

Baca juga: Bekraf Siapkan 105 Mentor untuk Bimbing "Startup" Digital

Hengki Sihombing merupakan ketua komunitas Java Script Jakarta, yang secara luas dianggap sebagai salah satu programmer terbaik di Indonesia.

Sementara, Jepri Sinaga adalah seorang produk spesialis yang sangat berpengalaman dan pernah bekerja di perusahaan-perusahaan seperti Magnivate dan XM Gravity.

Bersama-sama, mereka memiliki mimpi untuk membangun perusahaan SaaS (Software-as-a-Service) Indonesia berskala global.

"Diharapkan ke depannya Urbanhire dapat menjembatani kesenjangan antara tingkat pengangguran dan kebutuhan perusahaan akan tenaga kerja melalui sistem pencocokan pekerjaan yang efisien dan platform digitalnya. Pendanaan ini adalah bukti bahwa startup teknologi di Indonesia sudah mulai dilirik oleh modal ventura sekelas Silicon Valley dan kami pun turut bangga akan pendanaan yang diraih Urbanhire," kata Triawan Munaf, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Indonesia ( BEKRAF).

Didukung oleh Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (BEKRAF), Urbanhire mewakili Indonesia di Startup Istanbul pada tahun 2016 lalu dan tampil sebagai salah satu finalis teratas.

" Rekrutmen adalah salah satu aspek terpenting dalam bisnis apa pun dan tim Urbanhire telah membangun produk yang berbeda dengan menggunakan teknologi untuk membuat perekrutan lebih cepat dan mudah bagi bisnis," kata Adrian Li, Managing Partner dari Convergence Ventures.

Adrian dan Benson keduanya adalah anggota Entrepreneurs’ Organization Indonesia.

Ashley Carroll, Partner di Social Capital menambahkan, "Kami senang bisa bekerja dengan Urbanhire. Kami melihat peluang pasar yang luar biasa dan kami terkesan dengan traksi yang telah ditunjukkan oleh Urbanhire hingga saat ini, baik bagi para pencari kerja maupun perusahaan. Khususnya untuk pasar tenaga kerja, Urbanhire memperlihatkan pemakaian dan retensi yang mengesankan dari perusahaan."

Social Capital adalah sebuah perusahaan modal ventura dari Silicon Valley yang dikenal dengan investasinya di startup SaaS (Software-as-a-Service) unicorn berskala global seperti Slack, Intercom, Box Inc, dan SurveyMonkey.

Urbanhire adalah investasi pertama Social Capital di Asia Tenggara. Urbanhire sebelumnya telah meraih pendanaan dari RMKB Ventures dan angel investor lainnya.

Urbanhire mengklaim mampu mendistribusikan lowongan pekerjaan ke lebih dari 40 portal pekerjaan dan universitas. Berdiri sejak tahun 2016, Urbanhire bercita-cita untuk memimpin industri rekrutmen dan mendominasi Asia Tenggara dengan mengubah cara rekruter berpikir tentang rekrutmen.

EditorAmir Sodikin
Komentar
Close Ads X