Borong Saham PADI, Investor Ini Untung Rp 1,13 Triliun dalam Sepekan - Kompas.com

Borong Saham PADI, Investor Ini Untung Rp 1,13 Triliun dalam Sepekan

Kompas.com - 14/08/2017, 08:03 WIB
Bursa Efek IndonesiaKONTAN Bursa Efek Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski track record bisnisnya masih "misterius", tak menghambat Setiawan Ichlas untuk kembali beraksi.

Ia kembali memborong saham PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) di pasar negosiasi.

Seperti diumumkan lewat situs Bursa Efek Indonesia pada Jumat (11/8/2017), Direktur PADI Martha Susanti menyebutkan bahwa Setiawan membeli saham PADI sebanyak 250 juta saham di harga Rp 350 per saham. Pada transaksi yang terjadi 7 Agustus itu, Setiawan setidaknya merogoh dana sebanyak Rp 87,5 miliar.

Alhasil, saham PADI milik Setiawan meningkat menjadi 13,27 persen, dari sebelumnya 11,05 persen. Asal tahu saja, transaksi itu terjadi, pada saat saham PADI masih disuspensi oleh otoritas bursa efek di pasar reguler dan tunai.

Sebelumnya Kontan menulis, Setiawan membeli 1,25 miliar saham atau setara 11,05 persen dari total saham yang dicatatkan PADI. Dia sebelumnya sama sekali tidak memiliki saham tersebut.

Transaksi yang terjadi pada tanggal 4 Agustus itu terjadi di harga Rp 350 per saham, yang artinya Setiawan harus menggelontorkan duit sebanyak Rp 437,50 miliar. Lantas, berapa besar keuntungan Setiawan dari transaksi ini?

Mengacu pada harga penutupan Jumat (11/8/2017) harga saham PADI turun ke level Rp 1.100, setelah sempat membukukan rekor pada Rabu pekan lalu (9/11) di level Rp 1.430 per saham.

Taruh kata Setiawan menjual seluruh atau 13,27 persen saham PADI pada harga penutupan Jumat, maka duit segar yang diterimanya berjumlah Rp 1,65 triliun. Bandingkan dengan total dana yang dia keluarkan yang sebesar Rp 525 miliar.

Artinya, estimasi keuntungan yang diperoleh Setiawan berkisar Rp 1,13 triliun, dengan hanya mendekap saham PADI dalam tempo sepekan.

 

Berita ini diambil dari kontan.co.id dengan judul: Orang ini untung Rp 1,13 triliun dari saham PADI

EditorBambang Priyo Jatmiko
SumberKONTAN,
Komentar
Close Ads X