Demam Pernikahan Raisa dan Hamis Daud, Ini Pengelolaan Uang bagi Pasangan Baru - Kompas.com

Demam Pernikahan Raisa dan Hamis Daud, Ini Pengelolaan Uang bagi Pasangan Baru

Kompas.com - 08/09/2017, 05:24 WIB
Raisa Andriana dan Hamish Daud menunjukkan buku nikah setelah menjalani akad nikah di Ayana Midplaza, Jakarta, Minggu (3/9/2017).Bridestory Raisa Andriana dan Hamish Daud menunjukkan buku nikah setelah menjalani akad nikah di Ayana Midplaza, Jakarta, Minggu (3/9/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Akhir pekan lalu (3/9/2017), pasangan selebriti Raisa Andriana dan Hamish Daud resmi menikah. Hari itu bahkan diplesetkan menjadi hari berkabung nasional bagi mereka yang belum memiliki pasangan alias jomblo.

Selain itu, pasangan baru ini menjadi idaman baru bagi para pasangan yang baru menikah. Suka duka pasangan baru Raisa dan Hamish akan selalu menjadi sorotan.

Termasuk pernak-pernik dalam mengisi hari-hari kehidupan bersama. Seperti berlibur, bekerja hingga menyelesaikan masalah internal menyangkut keuangan.

Anda mungkin termasuk salah satu pasangan baru yang saat ini tengah menikmati kebahagiaan dan euforia seperti Raisa dan Hamish.

(Baca: 4 Hal Ini Penyebab Sulit Mengelola Keuangan Pribadi)

 

Tantangan mungkin tidak mudah, namun apapun hambatannya, jalan keluar harus ada, agar bahtera rumah tangga tetap berjalan dengan bahagia.

Berikut ini tips keuangan dari HaloMoney bagi para pasangan baru:

1. Terbuka mengatur keuangan

Mengatur keuangan bagi keluarga baru antara lain menyangkut belanja, tabungan, hingga utang atau cicilan.

Ajaklah pasangan untuk diskusi tentang pembayaran tersebut, hal ini dilakukan untuk menghindari pertengkaran seputar masalah Keuangan yang bisa saja terjadi dalam rumah tangga.

Saat berumah tangga, banyak tagihan yang harus diperhatikan. Seperti tagihan listrik, air, dan belum lagi cicilan kepemilikan rumah (KPR) atau kendaraan.

Selain itu, suami dan istri mungkin memiliki ide yang berbeda tentang menghabiskan dan menyimpan uang.

Anda mungkin hemat, sedangkan pasangan lebih boros saat menggunakan uang. Hal ini sering menimbulkan pertengkaran dalam rumah tangga.

Demi mengatasinya, segeralah bicarakan tentang dana yang dibelanjakan dan dana yang akan ditabung atau diinvestasikan.

2. Hindari "perselingkuhan" keuangan

Seringkali pasangan baru tergoda untuk melakukan apa yang namanya perselingkuhan keuangan.

Contohnya, Anda tidak memberitahukan pengeluaran keuangan saat membeli barang mahal yang diinginkan terhadap pasangan.

Hal ini bisa membuat keributan besar dalam rumah tangga Anda bila pasangan mengetahui hal tersebut.

Cara menanganinya adalah membicarakannya lebih dulu sebelum Anda membeli barang berharga tersebut.

Berbicaralah secara terbuka tentang pentingnya barang tersebut sehingga pasangan Anda mengerti dan setuju membelikan barang tersebut.

3. Penyesuaian anggaran rumahtangga

Setelah menikah, setiap pasangan baru harus mau menyesuaikan anggaran bulanannya untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Misalnya, jika masih hidup sendiri dahulu, anggaran untuk belanja fesyen hingga Rp 2 juta per bulan, setelah menikah, mungkin perlu ditinjau lagi. Sebab, ada kebutuhan keuangan yang harus dialokasikan.

Antara lain menyediakan kebutuhan pokok di rumah atau membayar cicilan untuk kebutuhan bersama.

Apalagi jika tak lama berselang, istri Anda hamil. Kehadiran anak dalam sebuah pernikahan tentu akan membawa perubahan besar dalam pengaturan keuangan keluarga.

Mengatur keuangan bagi orang tua baru juga membutuhkan trik tersendiri.

4. Suami Membeli asuransi jiwa

Asuransi dalam keluarga kini sangat penting bagi sebuah keluarga, termasuk keluarga pasangan baru.

Asuransi ini akan meng-cover risiko akibat kematian yang dialami oleh kepala rumah tangga, dalam hal ini diasumsikan seorang suami.

Jika suami meninggal dunia, istri dan anak-anak dapat melanjutkan hidup dengan baik sesuai perencanaan.

Dalam membeli produk asuransi jiwa, pastikan uang pertanggungan yang akan diberikan oleh perusahaan asuransi, jika kepala rumah tangga meninggal dunia, sesuai kebutuhan keluarga.

Di sisi lain, Anda perlu memastikan kemampuan membayar premi bulanan atau tahunan sesuai kemampuan finansial.

Jangan lupa, pilihlah perusahaan asuransi jiwa yang terpercaya, memiliki modal kuat, reputasi yang baik di mata konsumen, dan memiliki ketentuan yang tidak menyulitkan konsumen.

5. Jalankan trik hemat

Setelah menjadi pasangan baru, setiap keluarga perlu melakukan sejumlah trik berhemat. Misalnya, jika kamu terbiasa makan siang di kantin, mungkin sekarang mulai membawa makan siang dari rumah.

Selain lebih hemat, juga sehat. Trik hemat ini agar Anda tidak mengalami guncangan arus kas dan bisa mencapai tujuan finansial yang ingin Anda capai bersama pasangan.

Kompas TV Tips Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula

EditorAprillia Ika

Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM