GMF Akan Lepas 10 Persen Saham ke Investor Strategis - Kompas.com

GMF Akan Lepas 10 Persen Saham ke Investor Strategis

Achmad Fauzi
Kompas.com - 12/09/2017, 05:54 WIB
Mekanik tengah memeriksa pesawat Garuda Indonesia di salah satu hanggar Garuda Maintenance Facility (GMF) Aero Asia di Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (19/7/2017).KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Mekanik tengah memeriksa pesawat Garuda Indonesia di salah satu hanggar Garuda Maintenance Facility (GMF) Aero Asia di Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (19/7/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Garuda Maintenance Facility AeroAsia Tbk ( GMF) menyebutkan sebanyak 10 persen dari saham yang dilepas akan ditawarkan ke investor strategis. Dengan begitu, sebanyak 20 persen saham yang akan dipasarkan ke publik.

Seperti diketahui, dalam penawaran saham perdana atau Initial Public Offering ( IPO) anak usaha Garuda Indonesia yang bergerak di bidang perbaikan dan perawatan pesawat itu akan melepas 10,89 miliar saham atau sebesar 30 persen saham.

"Yang sekarang untuk IPO adalah 20 persen kepada investor institusi dan publik. Sepuluh  persen sisanya ke strategic partner. Karena mereka menyatakan ketertarikannya untuk masuk, tetapi ya itu tetap negosiasi," ujar Komisaris Utama GMF Helmi Imam Satriyono saat ditemui di Hotel Four Season, Jakarta, Senin (11/9/2017).

Helmi menuturkan, investor strategis yang tertarik membeli saham GMF berasal dari perusahaan yang juga bergerak di industri perbaikan dan perawatan pesawat. Namun sayangnya dirinya enggan untuk menyebutkan perusahaan tersebut.

"Ada Maintenance, Repair, and Overhoul (MRO) di dunia. Mereka menyatakan tertarik, tetapi kami belum bisa jawab," tutur dia. 

Sementara itu, Direktur Pelaksana Mandiri Sekuritas, Laksono Widodo menambahkan, pihaknya akan menawarkan saham kepada publik di empat kota dalam dan luar negeri. Selain itu, GMF juga akan menawarkan saham kepada para pegawainya melalui Employee Stock Alocation (ESA).

"Jadi 20 persen yang ditawarkan itu termasuk bagian dari ESA. Investor kami akan cari di dalam dan luar negeri utamanya di Jakarta, Singapura, Hongkong, dan Kuala Lumpur," pungkas dia.

GMF secara resmi menawarkan saham awal dengan harga Rp 390 hingga Rp 510 per saham dengan target perolehan Rp 4,24 triliun hingga Rp 5,55 triliun. 

Masa penawaran saham GMF akan berlangsung dari 11 September hingga 21 September 2017. Dalam aksi ini GMF menunjuk PT Mandiri Sekuritas (Mansek), PT Bahana Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas, dan PT BNI Sekuritas sebagai prnjamin pelaksana emisi saham.

PenulisAchmad Fauzi
EditorBambang Priyo Jatmiko
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM