Jasa Marga: Ini Penyebab Kartu Elektronik Tidak Terbaca di Gardu Tol - Kompas.com

Jasa Marga: Ini Penyebab Kartu Elektronik Tidak Terbaca di Gardu Tol

Achmad Fauzi
Kompas.com - 13/09/2017, 11:30 WIB
Menuju 100 persen transaksi elektronik jalan tolStanly/KompasOtomotif Menuju 100 persen transaksi elektronik jalan tol

JAKARTA, KOMPAS.com - Transaksi di gardu tol kini sudah bisa secara non-tunai dengan menggunakan kartu elektronik.  

Transaksi menggunakan kartu elektronik telah digunakan sejak tahun 2009 dan dikeluarkan oleh bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (Himbara) seperti BRI, Bank Mandiri, dan BNI.

Akan tetapi, akhir-akhir ini pengguna tol mengaku kesulitan menggunakan kartu elektronik saat bertransaksi di gardu.

Seperti kartu tidak terbaca oleh gardu, sehingga tidak bisa bertransaksi.  Namun, apakah penyebab kartu elektronik tidak terbaca di gardu tol?

(Baca: Perbankan Apresiasi Adanya Tongkat Tempel Uang Elektronik Tol)

 

Direktur Operasi II PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), Subakti Syukur mengatakan, salah satu penyebab kartu tidak terbaca karena  kartu elektronik yang digunakan masa berlakunya sudah habis.  Sehingga, jelas dia, kartu agak susah terbaca oleh gardu tol yang baru.

Dalam hal ini, kartu elektronik pertama dikeluarkan pada tahun 2009.

"Jadi ada beberapa produk kartu lama yang sudah kadaluarsa. Jadi agak susah terbaca," ujar Subakti saat dihubungi, Selasa (12/9/2017). 

Oleh karena itu, Subakti meminta kepada bank untuk menarik kartu elektronik yang sudah kadaluarsa dan menggantikan dengan yang baru.

(Baca: Transaksi Tol Semua Non-Tunai, Bagaimana Nasib Petugas Gardu?)

 

Meski demikian, tambah dia, untuk kartu baru beredar tidak masalah dalam untuk bertransaksi non-tunai.

"Harusnya ditarik kartu produk yang pertama. Kalau kartu yang baru enggak (masalah)," tutur dia. 

Dalam hal ini, ungkap Subakti, perseroan masih membutuhkan kartu non-tunai sekitar 1,5 juta kartu.

Saat ini, terdapat bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara seperti BNI, BRI, Bank Mandiri, dan bank swasta BCA yang menyediakan kartu tol non-tunai. 

"Jadi dalam hitungan per hari kami butuh 101.000 kartu. Sehingga dalam 15 hari kami butuh sekitar 1,5 juta. Ini (kartu tol non-tunai) yang sediakan bank," pungkas dia.  

Sekadar informasi, Jasa Marga pada 31 Oktober akan memberlakukan transaksi non-tunai di seluruh gardu.

Pada Selasa (12/9/2017), Jasa Marga mulai memberlakukan sistem pembayaran non-tunai di ruas Tol Dalam Kota dan Prof Dr Ir Soedijatmo.

Kompas TV Pengguna Kartu Tol Elektronik Meningkat

PenulisAchmad Fauzi
EditorAprillia Ika
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM