Proyek Tanggul Laut NCICD Diperlukan untuk Lindungi Jakarta - Kompas.com

Proyek Tanggul Laut NCICD Diperlukan untuk Lindungi Jakarta

Kurnia Sari Aziza
Kompas.com - 14/09/2017, 06:55 WIB
Ilustrasi tanggul laut atau National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) tipe A di pantai utara Jakarta. Tanggul ini untuk menanggulangi banjir rob. Kompas.com/Kurnia Sari Aziza Ilustrasi tanggul laut atau National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) tipe A di pantai utara Jakarta. Tanggul ini untuk menanggulangi banjir rob.

JAKARTA, KOMPAS.com - Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Kementerian Koordinator Kemaritiman Ridwan Djamaluddin menyatakan pembangunan National Capital Integrated Coastal Development ( NCICD) dibutuhkan untuk melindungi Jakarta.

"Bagaimana kita melindungi Jakarta dengan aset yang sudah diinvestasikan. Kemudian, bencana ekologis termasuk kekurangan air bersih di Jakarta, dam perlu meningkatkan produktivitas lahan yang ada," kata Ridwan, saat afternoon tea bersama wartawan, di Gedung BPPT, Jakarta Pusat, Rabu (13/9/2017).

Dia menjelaskan, perintah dalam rapat terbatas adalah mengintegrasikan NCICD dengan reklamasi Teluk Jakarta.

(Baca: NCICD dan Reklamasi Teluk Jakarta Berbeda, Ini Penjelasan Bappenas)

NCICD merupakan proyek pembangunan tanggul laut untuk menanggulangi naiknya permukaan air laut di Teluk Jakarta. Butuh dana besar untuk membangun tanggul laut.

Pemerintah, kata dia, tengah mencari jalan keluar untuk pendanaan pembangunan tanggul laut. Sebab, pendanaan akan sangat berat jika hanya ditanggung APBN.

"Hitungan dilakukan secara terbuka oleh kalangan profesional. Kementerian PUPR yang tangani dan ada konsultan dari Belanda dan Korea. Semuanya mengerucut bahwa NCICD diperlukan untuk melindungi Jakarta sebagai ibu kota," kata Ridwan.

Dia mengatakan, jika APBN menanggung pendanaan pembangunan NCICD, maka hal ini akan menimbulkan kecemburuan bagi masyarakat di luar Jawa.

(Baca: Pembangunan Tanggul Laut Diprediksi Telan Biaya Rp 80 Triliun)

Pasalnya, pembangunan NCICD ini merupakan gagasan Pemerintah Belanda kepada Pemerintah Indonesia untuk mencegah ancaman banjir dari laut ke daratan Jakarta.

Kompas TV Banjir Rob Masih Genangi Terminal Terboyo Semarang

PenulisKurnia Sari Aziza
EditorAprillia Ika
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM