Selama 6 Bulan, Skytrain Bandara Soekarno-Hatta Masih Pakai Masinis - Kompas.com

Selama 6 Bulan, Skytrain Bandara Soekarno-Hatta Masih Pakai Masinis

Pramdia Arhando Julianto
Kompas.com - 17/09/2017, 15:19 WIB
Penampakan skytrain Bandara Soekarno Hatta yang mulai resmi beroperasi Minggu (17/9/2017).Ridwan Aji Pitoko/KOMPAS.com Penampakan skytrain Bandara Soekarno Hatta yang mulai resmi beroperasi Minggu (17/9/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Layanan Automated People Mover System (APMS) atau Skytrain di Bandara Soekarno-Hatta resmi beroperasi melayani penumpang, Minggu (17/9/2017).

Pada operasional tahap pertama ini, Skytrain beroperasi melayani rute Terminal 3 menuju Terminal 2 dan sebaliknya, masih menggunakan masinis atau pengemudi.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin mengatakan, dalam periode waktu enam bulan ke depan, Skytrain akan beroprasi tanpa pengemudi dan akan dijalankan melalui control room.

"Enam bulan baru enggak pakai pengemudi. Karena ini sesuai standar keamanannya, di mana pun yang pakai people mover, pertama kali pake masinis, setelah 6 sampai 8 bulan driverless (tanpa pengemudi)," ujar Awaluddin di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (17/9/2017).

Baca: Naik Skytrain, Terminal 3 ke Terminal 2 Bandara Soetta Hanya 3 Menit

Saat ini, baru Skytrain tahap pertama yang beroperasi, dengan rute Terminal 3 menuju Terminal 2 dan sebaliknya. Tahap kedua akan dilanjutkan sampai ke Terminal 1, Integrated Building, lalu tersambung lagi ke Terminal 3, pada Desember mendatang.

Baca: Akhir 2017, Kereta Bandara dan Skytrain Soekarno-Hatta Beroperasi Full

Pada Desember 2017 nanti, seluruh Skytrain sebanyak tiga trainset dengan enam gerbong kereta akan beroperasi dengan rute mengelilingi seluruh terminal Bandara Soekarno Hatta.

Baca: Kata Penumpang soal Pengalaman Pertama Naik Skytrain di Bandara Soetta

"Tahun ini bisa ke semua terminal Skytrain-nya, paling lambat sebelum 31 Desember 2017. Kalau hitungan kami tanggal 15 Desember 2017 bisa digunakan gratis ke semua terminal," ujar Awaluddin.

Kompas TV Untuk tahap awal, skytrain belum beroperasi secara penuh. Faktor keselamatan menjadi perhatian sebelum skytrain dioperasikan.

PenulisPramdia Arhando Julianto
EditorAna Shofiana Syatiri

Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM