OJK Siapkan Tim Khusus Bantu Pemda Terbitkan Obligasi - Kompas.com

OJK Siapkan Tim Khusus Bantu Pemda Terbitkan Obligasi

Kontributor Semarang, Nazar Nurdin
Kompas.com - 12/10/2017, 09:00 WIB
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) Wimboh Santoso (kedua kanan) didampingi Wakil Ketua Nurhaida (kanan) dan para Anggota DK OJK memberikan keterangan kepada wartawan hasil rapat perdana DK OJK periode 2017-2022 di Jakarta, Kamis (20/7/2017). Rapat tersebut memutuskan Wimboh sebagai ketua DK OJK, Nurhaida sebagai Wakil Ketua, Hoesen sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Heru Kristiyana sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan, Riswinandi sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan NonBank, Ahmad Hidayat sebagai Ketua Dewan Audit, Tirta Segara sebagai Anggota Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Mirza Adityaswara sebagai Anggota Dewan Komisioner ex-officio Bank Indonesia dan Mardiasmo sebagai Anggota Dewan Komisioner ex-officio Kementerian Keuangan. ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) Wimboh Santoso (kedua kanan) didampingi Wakil Ketua Nurhaida (kanan) dan para Anggota DK OJK memberikan keterangan kepada wartawan hasil rapat perdana DK OJK periode 2017-2022 di Jakarta, Kamis (20/7/2017). Rapat tersebut memutuskan Wimboh sebagai ketua DK OJK, Nurhaida sebagai Wakil Ketua, Hoesen sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Heru Kristiyana sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan, Riswinandi sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan NonBank, Ahmad Hidayat sebagai Ketua Dewan Audit, Tirta Segara sebagai Anggota Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Mirza Adityaswara sebagai Anggota Dewan Komisioner ex-officio Bank Indonesia dan Mardiasmo sebagai Anggota Dewan Komisioner ex-officio Kementerian Keuangan.

SEMARANG, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan ( OJK) Regional Jawa Tengah dan DIY menyiapkan satu tim khusus untuk mendorong pemerintah daerah ( Pemda) menerbitkan obligasi daerah.

Tim dibentuk agar Pemda dapat menyiapkan persyaratan yang diperlukan terkait penerbitan surat utang tersebut.

"Pemrov Jateng kemarin sudah mendukung baik. Kita nanti akan sosialisasi, harapannya pada waktunya nanti DPRD juga dapat menyetujui," kata Kepala OJK Jateng-DIY Bambang Kiswono di kantornya, Rabu (11/10/2017).

Kiswono mengatakan, pihak OJK telah menyampaikan tawaran itu kepada Pemprov Jateng, dan telah bertemu dengan Gubernur Ganjar Pranowo.

(Baca: Pemda Enggan Terbitkan Obligasi Daerah, Kenapa?)

Menurut dia, gubernur menyambut baik tawaran itu dan tinggal menunggu langkah-langkah selanjutnya. Pembicaraan antara OJK dan Pemprov Jateng masih sekedar pembukaan.

"Kalau (diskusinya) mendalam, kami akan satu tim khusus, nanti nanti untuk membantu apa saja yang perlu disiapkan, termasuk syarat-syaratnya," ujarnya.

Kiswono menerangkan bahwa proyek yang dapat dibiayai melalui obligasi adalah proyek yang secara ekonomis menguntungkan. Proyek tidak bisa digunakan mislanya untuk pembangunan taman dan sebagainya.

"Harus yang usahanya menguntungkan, seperti jalan tol, rumah sakit. Pembiayaan Infrastuktur yang menguntungkan," tambahnya.

OJK menegaskan bahwa penerbitan obligasi juga harus seizin Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).  Sehingga harus ada pembahasan terlebih dahulu.

Belum Populer

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo sebelumnya sempat menyatakan minatnya untuk mencari sumber pembiayaan lain melalui surat utang. Namun pilihan itu belum populer di kalangan pemerintah daerah.

Ganjar bahkan telah menghitung berapa limit yang dapat dipinjam untuk membiayai proyek-proyek infrastruktur.

"Jateng bisa pinjam Rp 1 triliun dan itu dikonsentrasikan ke jalan dan jembatan. Tinggal nanti izin kepada dewan," ujarnya.

OJK sendiri mendorong agar penerbitan obligasi perlu direalisasikan agar proyek infrastuktur bisa terjamin pembiayaannya.

Itu artinya, pembiayaan proyek Pemerintah tidak saja mengandalkan skema Anggaran Pembangunan dan Belanja Daerah atau kerjasama Pemerintah dengan badan usaha. 

Kompas TV Pasar Investasi Lebih Menarik Dibanding Pasar Saham

PenulisKontributor Semarang, Nazar Nurdin
EditorAprillia Ika
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM