Lion Air Group Berencana Datangkan 1.000 Pesawat Baru - Kompas.com

Lion Air Group Berencana Datangkan 1.000 Pesawat Baru

Sakina Rakhma Diah Setiawan
Kompas.com - 12/10/2017, 13:07 WIB
Pesawat Lion Air terparkir di airside Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (12/5/2016). KOMPAS.com/ANDRI DONNAL PUTERA Pesawat Lion Air terparkir di airside Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (12/5/2016).

BATAM, KOMPAS.com - Lion Air Group menyatakan bakal terus melakukan ekspansi bisnis dengan menambah rute-rute penerbangan domestik maupun internasional. Selain itu, Lion Air Group juga bakal menambah jajaran armada pesawat yang dimilikinya.

Presiden Direktur Lion Air Group Edward Sirait menyatakan, pihaknya berencana memesan 1.000 unit pesawat baru. Adapun jumlah pesawat yang sudah masuk tahap pemesanan mencapai 824 unit pesawat.

"Yang sudah diterima 272 pesawat. Itu belum ada separuhnya," kata Edward pada acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Perumahan Lion Residence di Nongsa, Batam, Kepulauan Riau, Kamis (12/10/2017).

Terkait penggunaan pesawat, Edward mengingatkan bahwa luas wilayah Indonesia sangatlah luas. Indonesia mencakup sekitar 5.000 mil dan 17.000 pulau.

(Baca: Garuda Indonesia Tunda Pengiriman Pesawat hingga 2019)

Dengan luas wilayah yang begitu besar dan berupa kepulauan, maka konektivitas tidak bisa dipenuhi dengan moda transportasi darat. Edward menuturkan, satu-satunya moda yang bisa menyambungkan pulau-pulau di Indonesia dengan mudah adalah moda transportasi udara.

"Kita tidak bisa membangun rel kereta api dari Sabang sampai Merauke, tetapi bangun bandara 1 sampai 2 tahun selesai," ungkap Edward.

Edward menyatakan, pemesanan pesawat-pesawat tersebut diperkirakan bakal selesai dikirim pada tahun 2031 mendatang. Pada bulan ini, imbuh dia, Lion Air Group akan kembali menandatangani kesepahaman pemesanan pesawat.

Soal dana untuk biaya pemesanan pesawat tersebut, Edward mengaku hampir 90 persen pendanaan berasal dari pihak asing. Ia menyebut beberapa bank seperti BNP Paribas, ADB, dan Export-Import Bank of the United States (EXIM US).

(Baca: Lion Air Group Berencana Bikin Maskapai di Vietnam )

Kompas TV Menandai 72 tahun Indonesia merdeka, sebuah sejarah kebangkitan industri dirgantara nusantara dicatat dengan diluncurkannya pesawat N-219.

 

PenulisSakina Rakhma Diah Setiawan
EditorAprillia Ika
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM