Asing Kembali Masuk, IHSG DItutup Menguat 0,74 Persen - Kompas.com

Asing Kembali Masuk, IHSG DItutup Menguat 0,74 Persen

Kompas.com - 12/10/2017, 16:52 WIB
Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (13/3/2017).KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (13/3/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Investor asing mulai masuk ke lantai bursa, Kamis (12/10/2017) setelah sebelumnya mencatatkan net sell dalam beberapa pekan.

Kondisi ini membuat Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG) bergerak menguat pada perdagangan hari ini.Transaksi di bursa juga cukup ramai jika dibandingkan dengan hari-hari biasanya.

Salah satu penopangnya adalah diborongnya saham-saham sektor pertambangan. Selain itu, saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menguat hingga 12,36 persen dan menjadi salah satu penyumbang penguatan indeks.

Pukul 16.00 IHSG ditutup menguat sebesar 43,41 poin atau 0,74 persen di posisi 5.926,2. Sebanyak 172 saham diperdagangkan menguat, 158 saham melemah dan 119 saham stagnan.

Volume perdagangan mencapai 14,07 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 9,28 triliun. Investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp 387,53 miliar di seluruh pasar dan Rp 424,96 miliar di pasar reguler.

Saham-saham yang menopang penguatan IHSG meliputi SRIL (6,11 persen) di posisi Rp 382, TLKM (0.9 persen) menjadi Rp 4.440, BMRI (1,48 persen) ke level Rp 6.825 per saham, PGAS (12.36 persen) menjadi Rp 1.590, BBRI (0,65 persen) ke Rp 15.375, BBCA (2,08 persen) Rp    20.800 per saham dan BBNI (2,73 persen) ke Rp 7.500.

Dari 10 indeks sektoral, hanya ada dua sektor yang melemah dan selebihnya menguat. Sektor-sektor yang melemah yakni konsumer (-0,46 persen) dan properti (-0,2 persen).

Sementara itu, sektor-sektor yang menguat yakni agribisnis (0,21 persen), pertambangan (1,02 persen), manufaktur (0,34 persen), aneka industri (2,12 persen), infrastruktur (1,46 persen), keuangan (1,27 persen), perdagangan (0,1 persen) dan industri dasar (1,53 persen).

Sementara itu, nilai tukar rupiah pada hari ini menguat terhadap dollar AS. Mengutip Bloomberg, rupiah diperdagangkan di Rp 13.504 per dollar AS.

EditorBambang Priyo Jatmiko

Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM