China Punya Orang Terkaya Baru, Kekayaan Jack Ma Melorot - Kompas.com

China Punya Orang Terkaya Baru, Kekayaan Jack Ma Melorot

Sakina Rakhma Diah Setiawan
Kompas.com - 14/10/2017, 11:04 WIB
Jack Mabusinessweek Jack Ma

HONG KONG, KOMPAS.com - Pengusaha real estate Xu Jiayin, pendiri China Evergrande, kini menjadi orang terkaya di negara tersebut berdasarkan daftar Hurun China Rich List terbaru. Kekayaan Xu Jiayin kini melonjak menjadi 43 miliar dollar AS.

Mengutip CNN Money, Sabtu (14/10/2017), Xu Jiayin menggeser konglomerat real estate dan hiburan Wang Jianlin, yang sebelumnya adalah orang terkaya nomor satu di China. Wang kini berada di peringkat kelima setelah kekayaannya merosot hampir 30 persen.

Selama tahun lalu, kekayaan Xu melonjak tidak tanggung-tanggung, yakni 272 persen. Ia memiliki 70 persen saham Evergrande, yang telah menguat lebih dari 450 persen sejak awal tahun 2017.

Evergrande, yang merupakan pengembang properti, menikmati kinerja bisnis yang sangat menggembirakan sejalan dengan booming pasar properti China. Harga properti di sana terus menanjak meski pemerintah sudah berusaha menurunkan.

Namun, sebenarnya bisnis Evergrande dibangun berdasarkan utang yang cukup besar, yakni hampir 50 miliar dollar AS per akhir tahun 2016. Hal ini memicu kekhawatiran mengenai keberlangsungan bisnis Evergrande.

Xu bukan satu-satunya konglomerat real estate yang diuntungkan dengan boom properti di China tahun ini.

Yang Huiyan, pewaris perusahaan properti Country Garden dan wanita terkaya di China, mengalami peningkatan kekayaan tiga kali lipat menjadi 24 miliar dollar AS dan kini berada di peringkat keempat daftar orang terkaya di China.

Menjamurnya industri teknologi China juga terepresentasi dari daftar orang terkaya. Pony Ma, pendiri raksasa media Tencent, naik ke peringkat kedua dengan peningkatan kekayaan sekitar 50 persen menjadi 37 miliar dollar AS karena harga saham Tencent yang menanjak.

Sementara itu, pendiri Alibaba, Jack Ma, turun satu peringkat ke peringkat ketiga. Kekayaan Ma turun sedikit menjadi 30 miliar dollar AS setelah ia mengurangi kepemilikan sahamnya di anak usaha Alibaba, Ant Financial.

PenulisSakina Rakhma Diah Setiawan
EditorLaksono Hari Wiwoho
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM