Kuartal III, Telkom Berhasil Tekan Rugi Selisih Kurs - Kompas.com

Kuartal III, Telkom Berhasil Tekan Rugi Selisih Kurs

Kompas.com - 26/10/2017, 12:50 WIB
Logo TelkomDok. KONTAN/Baihaki Logo Telkom

KOMPAS.com - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) mencatatkan pendapatan sebesar Rp 97 triliun pada akhir kuartal III 2017. Pendapatan TLKM meningkat 12,54 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya yakni sebesar Rp 86,19 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan Telkom yang ada di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (26/10/2017), TLKM mencatat kenaikan laba periode berjalan 17,32 persen menjadi Rp 26,01 triliun dari sebelumnya Rp 22,17 triliun.

Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk TLKM mencapai Rp 17,92 triliun, meningkat 21,65 persen ketimbang periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 14,73 triliun.

(Baca: Gangguan Satelit Sebabkan Saham Telkom Lesu?)

Meski beban operasional, beban karyawan dan beban penyusutan bertambah, TLKM berhasil menekan rugi selisih kurs menjadi Rp 66 miliar di kuartal III 2017 dari sebelumnya sebesar Rp 216 miliar di kuartal III 2016.

Dalam laporan keuangan TLKM di kuartal III 2017 disebutkan bahwa pendapatan data, internet dan jasa teknologi menyumbang pendapatan yang paling besar bagi TLKM yakni sebesar Rp 52,5 triliun.

Jumlah tersebut naik 17,9 persen dibandingkan dengan pendapatan di kuartal III 2016 yang lalu.

Hingga kuartal III 2017, pendapatan data berkontribusi sekitar 54,13 persen bagi seluruh pendapatan TLKM. Porsi pendapatan data ini meningkat dari periode yang sama tahun lalu sebesar 51,66 persen.

Dari segmen telepon, TLKM memperoleh pendapatan sebesar Rp 34 triliun atau punya kontribusi sebesar 35 persen bagi seluruh pendapatan TLKM.

TLKM juga memperoleh kontribusi dari pendapatan interkoneksi sebesar Rp 3,7 triliun, pendapatan jaringan sebesar Rp 849 miliar, dan pendapatan lainnya sebesar Rp 5,87 triliun. (Elisabet Lisa Listiani Putri)

Berita ini sudah tayang di Kontan.co,id dengan judul "Pendapatan Telkom naik 12,54 Persen di kuartal III" pada Kamis (26/10/2017).

Kompas TV Kenaikan IHSG menyebabkan harga saham domestik meningkat sehingga dana asing ramai – ramai menarik dana dari bursa Indonesia.

EditorAprillia Ika

Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM