Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ketua Kadin Anggap Penutupan Alexis Tidak Ada Dampaknya

Kompas.com - 02/11/2017, 13:49 WIB
Kontributor Amerika Serikat, Andri Donnal Putera

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Roeslani menganggap penutupan Hotel dan Griya Pijat Alexis beberapa waktu lalu tidak berdampak pada perkembangan dunia usaha dan pelaku usaha.

Sebelumnya, manajemen Alexis memutuskan menghentikan operasionalnya karena tidak mendapat perpanjangan izin tanda daftar usaha pariwisata dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Ah, enggak ada dampaknya itu (penutupan Alexis). Enggaklah kalau itu," kata Rosan saat ditanya pewarta seusai acara di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Kamis (2/11/2017).

(Baca: Benarkah Pajak Alexis Mencapai Rp 30 Miliar?)

Ketika ditanya lebih lanjut, Rosan tampak tidak terlalu ingin menjawab pertanyaan seputar penutupan Alexis. Bahkan, saat dia disinggung pewarta mengenai nasib dari ratusan pekerja yang terdampak penutupan Alexis.

"Saya enggak mau komentar mengenai itu, sudah banyak yang berkomentar," ucapnya.

Berbeda dengan yang diucapkan Rosan, beberapa hari sebelumnya manajemen Hotel dan Griya Pijat Alexis menyayangkan Pemprov DKI Jakarta yang tidak memperpanjang izin usaha mereka.

Hotel Alexis.KOMPAS.com/Sherly Puspita Hotel Alexis.

Pihak Alexis juga mengatakan, dampak dari keputusan itu adalah dirumahkannya para karyawan tetap dan pekerja harian lepas di sana yang jumlahnya 1.000 orang. 

Selain itu, pihak Alexis juga mengaku selama ini memberi sumbangsih besar bagi pemasukan Jakarta dengan membayar pajak senilai Rp 30 miliar per tahun.

Alexis juga membantah berbagai pemberitaan negatif dengan menyebut tidak pernah diberi sanksi karena melakukan pelanggaran, baik pelanggaran hukum maupun tindak asusila.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kemenhub Mulai Hitung Kebutuhan Formasi ASN di IKN

Kemenhub Mulai Hitung Kebutuhan Formasi ASN di IKN

Whats New
BEI: Eskalasi Konflik Israel-Iran Direspons Negatif oleh Bursa

BEI: Eskalasi Konflik Israel-Iran Direspons Negatif oleh Bursa

Whats New
IHSG Turun 1,11 Persen, Rupiah Melemah ke Level Rp 16.260

IHSG Turun 1,11 Persen, Rupiah Melemah ke Level Rp 16.260

Whats New
IPB Kembangkan Padi 9G, Mentan Amran: Kami Akan Kembangkan

IPB Kembangkan Padi 9G, Mentan Amran: Kami Akan Kembangkan

Whats New
Konsorsium Hutama Karya Garap Proyek Trans Papua Senilai Rp 3,3 Triliun

Konsorsium Hutama Karya Garap Proyek Trans Papua Senilai Rp 3,3 Triliun

Whats New
Kementerian PUPR Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1, Ini Syaratnya

Kementerian PUPR Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1, Ini Syaratnya

Work Smart
Juwara, Komunitas Pemberdayaan Mitra Bukalapak yang Antarkan Warung Tradisional Raih Masa Depan Cerah

Juwara, Komunitas Pemberdayaan Mitra Bukalapak yang Antarkan Warung Tradisional Raih Masa Depan Cerah

BrandzView
Rupiah Melemah Tembus Rp 16.200 Per Dollar AS, Apa Dampaknya buat Kita?

Rupiah Melemah Tembus Rp 16.200 Per Dollar AS, Apa Dampaknya buat Kita?

Whats New
Dollar AS Tembus Rp 16.200, Kemenkeu Antisipasi Bengkaknya Bunga Utang

Dollar AS Tembus Rp 16.200, Kemenkeu Antisipasi Bengkaknya Bunga Utang

Whats New
Bawaslu Buka 18.557 Formasi CPNS dan PPPK 2024, Ini Prioritas Kebutuhannya

Bawaslu Buka 18.557 Formasi CPNS dan PPPK 2024, Ini Prioritas Kebutuhannya

Whats New
Ingin Produksi Padi Meningkat, Kementan Kerahkan 3.700 Unit Pompa Air di Jatim

Ingin Produksi Padi Meningkat, Kementan Kerahkan 3.700 Unit Pompa Air di Jatim

Whats New
Kemenhub Buka 18.017 Formasi CPNS dan PPPK 2024, Ini Rinciannya

Kemenhub Buka 18.017 Formasi CPNS dan PPPK 2024, Ini Rinciannya

Whats New
Melalui Pompanisasi, Mentan Amran Targetkan Petani di Lamongan Tanam Padi 3 Kali Setahun

Melalui Pompanisasi, Mentan Amran Targetkan Petani di Lamongan Tanam Padi 3 Kali Setahun

Whats New
Konflik Iran-Israel Bisa Picu Lonjakan Inflasi di Indonesia

Konflik Iran-Israel Bisa Picu Lonjakan Inflasi di Indonesia

Whats New
Kartu Prakerja Gelombang 66 Resmi Dibuka, Berikut Persyaratannya

Kartu Prakerja Gelombang 66 Resmi Dibuka, Berikut Persyaratannya

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com