Kunjungi China, Trump Sepakati 37 Perjanjian Bisnis - Kompas.com

Kunjungi China, Trump Sepakati 37 Perjanjian Bisnis

Sakina Rakhma Diah Setiawan
Kompas.com - 12/11/2017, 12:31 WIB
Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping bertemu di Balai Agung Rakyat China di Beijing, Kamis (9/11/2017). (AFP/Nicolas Asfouri) Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping bertemu di Balai Agung Rakyat China di Beijing, Kamis (9/11/2017). (AFP/Nicolas Asfouri)


WASHINGTON, KOMPAS.com - Departemen Perdagangan AS telah mempublikasikan daftar 37 perjanjian bisnis penting yang disepakati pemerintah AS dengan China. Perjanjian itu dilakukan pada saat kunjungan kenegaraan Presiden Donald Trump ke Asia.

Mengutip CNBC, Minggu (12/11/2017), nilai transaksi 37 perjanjian tersebut mencapai 250 miliar dollar AS. Beberapa perusahaan raksasa AS yang meneken perjanjian tersebut antara lain Caterpillar, Boeing, dan Goldman Sachs.

Menteri Perdagangan AS Wilbur Ross menuturkan, disepakatinya puluhan perjanjian bisnis tersebut adalah contoh yang bagus bahwa Trump membantu membangun hubungan perdagangan bilateral yang baik di antara kedua negara.

"Kalangan bisnis AS adalah yang paling inovatif di dunia. Ketika diberikan akses, dapat bersaing dengan siapapun," ujar Ross.

Baca juga : Trump ke China, Dulu Geram dan Kini Lembut

Dia pun mengungkapkan, dirinya meyakini bahwa perjanjian antara dua negara itu bisa memberikan dasar yang solid untuk hubungan yang lebih bebas, adil, dan resiprokal antara AS dan China.

"Merupakan sebuah kehormatan bahwa (penjanjian-perjanjian) ini disaksikan langsung oleh Presiden Trump dan Presiden Xi (Jinping). Terima kasih kepada delegasi CEO untuk kerja keras mereka dalam mendukung peristiwa yang bersejarah ini," ungkap Ross.

CEO Goldman Sachs Lloyd Blankfein, CEO Qualcomm Steve Mollenkopf, CEO Cheniere Energy Jack Fusco, CEO Air Products Seifollah Ghasemi, dan sejumlah kepala divisi dari Boeing dan General Electric adalah beberapa dari hampir 30 pimpinan bisnis yang hadir mendampingi Trump.

Menurut data bea cukai China, surplus neraca perdagangan antara China dengan AS melebar menjadi 12,2 persen atau 26,6 miliar dollar AS pada Oktober 2017 secara tahunan (yoy). Antara periode Januari-Oktober 2017, total surplus melebar hingga 222 miliar dollar AS.

PenulisSakina Rakhma Diah Setiawan
EditorIndra Akuntono
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM