Ekspor Komoditas Indonesia ke Turki dan Mesir Makin Menjanjikan - Kompas.com

Ekspor Komoditas Indonesia ke Turki dan Mesir Makin Menjanjikan

Sakina Rakhma Diah Setiawan
Kompas.com - 15/11/2017, 16:02 WIB
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS)  Kecuk Suhariyanto usai konfrensi pers terkait pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2017 di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin (6/11/2017).KOMPAS.com/PRAMDIA ARHANDO JULIANTO Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kecuk Suhariyanto usai konfrensi pers terkait pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2017 di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin (6/11/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, ekspor Indonesia pada Oktober 2017 tercatat sebesar 15,09 miliar dollar AS. Negara-negara tujuan utama ekspor Indonesia adalah China, Amerika Serikat, dan Jepang.

Ketiga negara itu terus menjadi tujuan utama ekspor komoditas Indonesia. Kepala BPS  Suhariyanto menyatakan, Indonesia harus terus meningkatkan porsi ekspor ke pasar-pasar nontradisional.

"Harus ada upaya untuk meningkatkan ekspor kita ke pasar-pasar nontradisional," ujar Suhariyanto dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Rabu (15/11/2017).

Meskipun demikian, sebut Suhariyanto, pihaknya terus mencermati beberapa negara yang menjadi pasar baru bagi ekspor Indonesia. Ekspor ke negara-negara itu angkanya belum terlampau besar, namun potensinya kian menjanjikan.

Baca juga: Ekspor Bijih Logam Hingga Ikan dan Udang Naik pada Oktober 2017

Suhariyanto menyebut, negara tersebut antara lain Turki, Mesir, dan Brazil. BPS mencatat, selama Januari-Oktober 2017, ekspor ke Turki meningkat 10,16 persen dengan peningkatan ekspor terbesar terjadi pada komoditas karet dan barang dari karet sebesar 62 persen.

Adapun ekspor ke Mesir tercatat meningkat 11,30 persen selama periode Januari-Oktober 2017. Peningkatan terbesar terjadi pada ekspor konoditas kopi, teh, dan rempah-rempah.

BPS juga melaporkan terjadinya peningkatan ekspor ke Brazil selama periode Januari-Oktober 2017, yakni sebesar 13,54 persen. Peningkatan terbesar terjadi pada ekspor karet dan barang-barang dari karet.

Kompas TV Nilai ekspor kopi ke Korsel naik menjadi Rp 130 miliar.

PenulisSakina Rakhma Diah Setiawan
EditorErlangga Djumena

Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM