Gerai Ritel Modern Lain Lesu, Matahari Bakal Buka 3 Gerai Baru - Kompas.com

Gerai Ritel Modern Lain Lesu, Matahari Bakal Buka 3 Gerai Baru

Sakina Rakhma Diah Setiawan
Kompas.com - 15/11/2017, 16:31 WIB
Suasana Matahari Department Store di Pasaraya Manggarai, Jakarta, Selasa (19/9/2017). PT Matahari Department Store Tbk memastikan akan menutup dua gerai yang berlokasi di Pasaraya Blok M dan Pasaraya Manggarai pada akhir bulan September 2017 akibat pusat perbelanjaan tersebut sepi pengunjung. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Suasana Matahari Department Store di Pasaraya Manggarai, Jakarta, Selasa (19/9/2017). PT Matahari Department Store Tbk memastikan akan menutup dua gerai yang berlokasi di Pasaraya Blok M dan Pasaraya Manggarai pada akhir bulan September 2017 akibat pusat perbelanjaan tersebut sepi pengunjung.

JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa waktu lalu, sejumlah gerai ritel modern ditutup lantaran bisnis yang lesu. Akan tetapi, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) malah berekspansi dengan membuka tiga gerai baru dalam waktu dekat.

Perseroan berencana membuka dua gerai department store di bulan November 2017 ini. Selain itu, satu gerai specialty store Nevada di Desember 2017 mendatang.

Kedua gerai department store berlokasi di Baturaja dan Lahat, Sumatera Selatan. Matahari Baturaja akan dibuka pada tanggal 23 November 2017, sementara Matahari Lahat pada tanggal 30 November 2017. Adapun gerai specialty store Nevada akan dibuka di Pakuwon Mall, Surabaya.

“Kami sangat senang akan pembukaan tiga gerai baru ini. Dua gerai department store akan dibuka di kota-kota yang baru bagi kami," kata Richard Gibson, CEO dan Vice President Director Matahari dalam pernyataan resmi di laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (15/11/2017).

Baca juga : Gerai Ritel Modern Rontok, Ini Bisnis yang Bisa Menggantikannya

Gibson menyatakan, ekspansi ini akan memberikan kesempatan kepada perseroan untuk memberikan berbagai pilihan produk di dua pasar yang baru.

Gerai Nevada di Surabaya menindaklanjuti hasil tes yang yang sukses di pasar Jakarta, di mana Matahari memperagakan merek Nevada dengan situasi perbelanjaannya yang khas.

"Kami selalu secara aktif mencari kesempatan untuk mempercepat pelaksanaan rencana ekspansi gerai kami, termasuk di area-area di mana department store lain telah tutup," ungkap Gibson.

Ia menyatakan, pihaknya memandang penurunan pasar yang saat ini terjadi sebagai kesempatan bagi pemain yang kuat seperti Matahari untuk meningkatkan pangsa pasar.

Baca juga : Nasib Industri Ritel Modern, Bertahan Dengan Product Mix

Matahari pun, kata dia, akan memiliki posisi yang kuat untuk pertumbuhan pada saat pasar meningkat.

"Dengan tiga gerai baru ini, dikurangi dengan dua gerai yang masa sewanya berakhir, yakni di Mall Taman Anggrek Jakarta dan Lombok City Center dan tidak diperpanjang, kami akan memiliki total sejumlah 155 gerai di akhir tahun," tutur Gibson.

Matahari saat ini mengoperasikan 154 gerai dengan luas ruang usaha lebih dari 1 juta meter persegi yang tersebar di 71 kota di seluruh Indonesia. Matahari pun menawarkan produk secara daring melalui MatahariStore.com.

Matahari saat ini mempekerjakan lebih dari 40.000 karyawan dan bermitra dengan 850 pemasok lokal serta pemasok internasional.

Baca juga : Bappenas: Bisnis E-Commerce Ancam Keberadaan Gerai Ritel Modern

Kompas TV Asosiasi pengusaha ritel Indonesia, Aprindo meminta pemerintah tidak memukul rata kenaikan UMP.

PenulisSakina Rakhma Diah Setiawan
EditorAprillia Ika
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM