Matahari Dept Store Tutup Gerai Lagi, Kisah Petani Tolak Ekspor Kopi, 5 Berita Populer Ekonomi - Kompas.com

Matahari Dept Store Tutup Gerai Lagi, Kisah Petani Tolak Ekspor Kopi, 5 Berita Populer Ekonomi

Aprillia Ika
Kompas.com - 22/11/2017, 08:00 WIB
Para pengunjung yang memadati gerai Matahari di Pasaraya Blok M, Jakarta Selatan, Sabtu (16/9/2017). Mereka datang untuk memburu diskon yang ditawarkan sebelum ditutupnya gerai tersebut pada akhir September 2017. PT Matahari Department Store Tbk memastikan akan menutup dua gerai yang berlokasi di Pasaraya Blok M dan Pasaraya Manggarai pada akhir bulan September 2017.Kompas.com/Alsadad Rudi Para pengunjung yang memadati gerai Matahari di Pasaraya Blok M, Jakarta Selatan, Sabtu (16/9/2017). Mereka datang untuk memburu diskon yang ditawarkan sebelum ditutupnya gerai tersebut pada akhir September 2017. PT Matahari Department Store Tbk memastikan akan menutup dua gerai yang berlokasi di Pasaraya Blok M dan Pasaraya Manggarai pada akhir bulan September 2017.

JAKARTA, KOMPAS.com - Fenomena tutupnya gerai ritel modern menjadi berita yang biasa terdengar saat ini. Sebagian menyalahkan tumbuhnya perdagangan online atau e-commerce sebagai penyebab bergugurannya ritel modern.

Namun dari pihak ritel modern, tutupnya gerai-gerai tersebut adalah hal biasa ketika bisnis berjalan tidak sesuai dengan target. Toh, peritel modern juga membuka gerai baru di lokasi yang dirasa lebih menguntungkan.

Baca juga : Akhir Tahun, MAP Pastikan Tutup Gerai Ritel Debenhams

Selain itu, berita mengenai kopi juga menjadi santapan nikmat pembaca kanal ekonomi Kompas.com. Kopi sudah menjadi bagian gaya hidup masyarakat. Apalagi, kopi asli daerah-daerah di Indonesia merupakan kopi dengan citarasa tidak tertandingi.

Baca juga : Soto, Kopi, dan Tenun Jadi Ikon Indonesia

Berikut lima berita populer di kanal ekonomi Kompas.com pada Selasa (21/11/2017) yang bisa Anda baca kembali pagi ini.

1. Matahari Department Store Tutup Gerai di Taman Anggrek dan Lombok

PT Matahari Department Store Tbk kembali menutup gerai ritel modern miliknya. Kali ini gerai yang ditutup berada di pusat perbelanjaan Taman Anggrek, Jakarta Barat, dan Lombok City Center, Nusa Tenggara Barat, masing-masing per 3 Desember 2017 dan 31 Desember 2017.

Penutupan ini menyusul beberapa gerai ritel modern milik Matahari yang telah ditutup pada tahun ini karena tidak mencapai target penjualan perseroan.

Baca juga : Matahari Department Store Tutup Gerai di Taman Anggrek dan Lombok

2. Februari, Sopir Taksi Online Tak Sesuai Persyaratan Akan Ditilang

Kementerian Perhubungan ( Kemenhub) menegaskan akan lakukan tindakan kepada sopir taksi online yang tidak penuhi persayaratan. Persyaratan tersebut diantaranya, uji kelaikan kendaraan (KIR) dan Surat Izin Mengemudi (SIM) A umum.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi mengatakan, batas waktu yang diberikan kepada pengemudi untuk melengkapi semua persyaratan tersebut sampai Februari 2018.

Baca juga : Februari, Sopir Taksi Online Tak Sesuai Persyaratan Akan Ditilang

3. Kisah Miliarder Termuda di Dunia yang Baru Berusia 27 Tahun

John Collison (27) ialah miliarder termuda di dunia yang memperoleh kekayaan dengan usahanya sendiri. Ia dan sang kakak, Patrick Collison (29) merupakan pendiri Stripe, perusahaan yang mengelola perangkat lunak lebih dari 100.000 perusahaan.

Stripe juga menangani pembayaran secara daring dan membantu memudahkan perusahaan mengelola laman.

Mengutip Independent, Selasa (21/11/2017), kekayaan Collison mencapai 1,1 miliar dollar AS.

Baca juga : Kisah Miliarder Termuda di Dunia yang Baru Berusia 27 Tahun

4. Cerita Petani Tolak Ekspor 36 ton Kopi Posong ke Korea...

Kopi Posong ditanam Tuhar sejak tahun 2000 lalu. Sebelum tanam kopi, lahan perkebunannya ditanami jagung dan tembakau. Peruntungannya kemudian berubah ketika desanya mendapat bantuan bibit kopi dari pemerintah untuk pengganti tembakau. Namun, Kopi ditanam secara tumpangsari bersamaan dengan tembakau.

“Kopi Posong ini terkenal kopi rasa tembakau,” ucap Tuhar.

Baca juga : Cerita Petani Tolak Ekspor 36 ton Kopi Posong ke Korea...

5. "Pernyataan Pak Menteri Sangat Menyakiti Hati Vapers..."

Asosiasi Vapers Indonesia (AVI) yang menjadi wadah bagi para penggemar dan pengusaha rokok elektrik atau vape angkat suara menanggapi pernyataan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita.

Pembina AVI, Dimasz Jeremia, menyatakan, pihaknya sangat tidak setuju dengan rencana Mendag yang dianggap tidak berdasarkan kajian ilmiah yang menyeluruh. Dimasz memulai argumennya dengan menangkal pandangan Mendag Enggar tentang vape yang merugikan petani tembakau.

Baca juga : Pernyataan Pak Menteri Sangat Menyakiti Hati Vapers...

Kompas TV Dari Trenggalek, Jawa Timur, video sejumlah siswa sekolah dasar yang tengah mengisap rokok elektrik atau vape tersebar di medsos.

PenulisAprillia Ika
EditorAprillia Ika
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM