Bitcoin Telah Hasilkan Miliarder Pertama - Kompas.com

Bitcoin Telah Hasilkan Miliarder Pertama

Sakina Rakhma Diah Setiawan
Kompas.com - 05/12/2017, 12:19 WIB
Cameron Winklevoss dan Tyler WinklevossGetty Images Cameron Winklevoss dan Tyler Winklevoss

NEW YORK, KOMPAS.com - Pada akhir pekan lalu, nilai bitcoin menyentuh level tertingginya, yakni 11.826 dollar AS atau setara sekira Rp 159,6 juta. Ini adalah pertama kalinya nilai mata uang virtual tersebut mencapai di atas 11.000 dollar AS.

Dengan peningkatan nilai yang fantastis tersebut, bitcoin juga telah menghasilkan miliarder pertamanya. Sang miliarder adalah saudara kembar, yakni Cameron dan Tyler Winklevoss.

Mereka sebelumnya terkenal lantaran menggungat pendiri Facebook Mark Zuckerberg pada tahun 2008. Mereka mengklaim Zuckerberg mencuri ide untuk jejaring sosial tersebut dari mereka, yang akhirnya Winklevoss bersaudara menang 65 juta dollar AS.

Mengutip CNBC, Selasa (5/12/2017), Winklevoss bersaudara pada tahun 2013 silam menyatakan mereka memiliki bitcoin dengan nilai lebih dari 11 juta dollar AS. Sangat sedikit orang yang diketahui memiliki mata uang virtual sebagai aset dengan nilai sebesar itu.

Menurut laporan Forbes, Winklevoss bersaudara mulai berinvestasi di bitcoin ketika nilainya masih 120 dollar AS atau setara sekitar Rp 1,62 juta. Saat ini, nilai bitcoin sudah menembus 11.000 dollar AS, jauh lebih tinggi dibandingkan ketika Winklevoss bersaudara mulai membeli.

Meskipun ada banyak kontroversi terkait implikasi jangka panjang dalam berinvestasi pada bitcoin, namun Winklevoss bersaudara optimis dengan mata uang virtual tersebut. Bahkan, mereka menegaskan komitmennya.

"Kami tidak pernah menjual bitcoin, kami berkomitmen dalam waktu lama," ujar Cameron.

Winklevoss bersaudara adalah mantan atlet cabang olahraga mendayung. Mereka bertanding pada Olimpiade Beijing 2008 dalam cabang dayung beregu.

Cameron dan Tyler lulus dari Harvard University pada tahun 2004 silam dengan gelar sarjana BA di bidang ekonomi. Kemudian, mereka melanjutkan pendidikan magister dengan gelar MBA di Oxford University, lulus tahun 2010.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisSakina Rakhma Diah Setiawan
EditorBambang Priyo Jatmiko
SumberForbes
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM