Pelita Samudera Shipping Resmi Melantai di Bursa - Kompas.com

Pelita Samudera Shipping Resmi Melantai di Bursa

Sakina Rakhma Diah Setiawan
Kompas.com - 05/12/2017, 15:00 WIB
Pengunjung melintas di dekat monitor yang menunjukkan pergerakan indeks di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (25/9/2017).KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Pengunjung melintas di dekat monitor yang menunjukkan pergerakan indeks di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (25/9/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pelita Samudera Shipping Tbk secara resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dengan Initial Public Offering ( IPO) hari ini, Selasa (5/12/2017), perseroan resmi menjadi emiten BEI dengan kode emiten PSSI.

PSSI melepas 1.006.000.000 lembar saham ke publik, setara dengan 20 persen total saham perseroan. Dengan aksi korporasi ini, PSSI mengincar dana segar sebesar Rp 135,8 miliar.

Dana hasil IPO akan digunakan antara lain 60 persennya untuk belanja modal dan 20 persen untuk pembayaran utang bank. Adapun 20 persen sisanya akan digunakan untuk membiayai modal kerja.

"Langkah IPO ini merupakan bagian dari strategi perseroan untuk pertumbuhan yang berkelanjutan di penyediaan jasa solusi logistik dan transportasi terintegrasi untuk para penambang dan pelaku industri batu bara," kata Direktur Utama PSSI Alex Irawan Ibarat dalam pernyataan resmi, Selasa (5/12/2017).

Alex menuturkan, perseroan akan secara berkesinambungan melakukan investasi di kapal tunda, kapal tongkang, dan fasilitas muatan apung. Perseroan juga bakal berinvestasi di kapal besar (mother vessel) dan kapal tanker, serta diversifikasi usaha selain batu bara, seperti pengangkutan minyak kelapa sawit.

Saat ini, PSSI telah memiliki komitmen dalam penyediaan jasa pengangkutan dan pemindahmuatan dengan sejumlah perusahaan. Alex menyebut, perusahaan itu antara lain PT Jembayan Muarabara, PT Maritim Barito Perkasa, PT Adimitra Baratama Nusantara, dan PT Marunda Graha Mineral.

Selain itu, perseroan juga telah memiliki komitmen dengan PT Batubara Global Energy, PT Berau Usaha Mandiri, PT Mahakam Sumber Jaya, PT Trubaindo Coal Mining, PT Bumiraya Utama Lines, KCH Energy Co, Adani Global Pte, dan Avra Commodities.

Jaringan usaha perseroan mencakup Samarinda, Banjarmasin, hingga ke Muara Pantai, Sangkulirang, dan Asam-Asam. Perseroan juga dipercaya mengoperasikan 1 fasilitas bongkat muat apung dari Jembayan hingga 2019.

PenulisSakina Rakhma Diah Setiawan
EditorBambang Priyo Jatmiko

Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM