Pertamina EP Resmikan Proyek Integrasi Fasilitas Produksi Gas di Sumsel - Kompas.com

Pertamina EP Resmikan Proyek Integrasi Fasilitas Produksi Gas di Sumsel

Aprillia Ika
Kompas.com - 06/12/2017, 11:07 WIB
Stasiun Pengumpul Gas Paku Gajah, PT Pertamina EP Asset 2 Prabumulih di Muara Enim, Sumatera Selatan, Rabu (6/11/2017). KOMPAS.com/APRILLIA IKA Stasiun Pengumpul Gas Paku Gajah, PT Pertamina EP Asset 2 Prabumulih di Muara Enim, Sumatera Selatan, Rabu (6/11/2017).

MUARA ENIM, KOMPAS.com - PT Pertamina EP, melalui Asset 2 Filed Prabumulih, meresmikan pengoperasian stasiun pengumpul gas, Paku Gajah di Prabumulih, Sumatera Selatan (Sumsel) pada Rabu (6/12/2017).

Pengoperasian Proyek Pengembangan Paku Gajah atau Paku Gajah Development Project (PGDP) ini untuk memenuhi tingginya kebutuhan gas di Sumatera Bagian Selatan.

Selain itu, pengoperasian PGDP juga mempercepat monetisasi aset Pertamina EP sehingga mendapatkan potensi eksplorasi di Lapangan Paku Gajah dengan struktur migas di Pagardewa, Karangdewa, Prabumenang, Tasim, Pemaat, Kuang Selatan, Lavatera, dan Piretrium dapat diproduksi secara ekonomis.

"PGDP yang dikelola oleh Pertamina EP Asset II Prabumulih merupakan integrasi dari fasilitas produksi yang telah ada, yaitu Metering Pagardewa, SPG Merbau, Early Production Facility (EPF) Sewa, Stasiun Pengumpul Gas Kuang Existing, dan Stasiun Pengumpul PT Perusahaan Gas Negara (PGN)," kata Presiden Direktur PT Pertamina EP,  Nanang Abdul Manaf dalam acara peresmian PGDP, Rabu.

Total kapasitas produksi PDGP sebesar 70 juta kaki kubik gas per hari (MMSCFD), terdiri atas 45 MMSCFD dari Stasiun Pengumpul Gas (SPG) Paku Gajah dan 25 MMSCFD dari SPG Kuang.

Investasi proyek ini sejak 2013 mencapai 145,10 juta dollar AS dari proyeksi awal sebesar 147,53 juta dollar AS.

PGDP saat ini memiliki dua fasilitas produksi, yaitu SPG Paku Gajah dan SPG Kuang, serta jalur pipa trukline berdiameter 12 inchi sepanjang 23 kilometer dari SPG Paku Gajah ke CO2 Removal Existing SPG Merbau.

PGDP ini berada di dua kabupaten, yaitu Muara Enim dan Ogan Komering Ulu di Sumsel. Gas yang dihasilkan dari SPG Paku Gajah dan SPG Kuang disalurkan ke konsumen PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) maupun konsumen gas lainnya di Sumatera Selatan.

PGDP menggunakan fasilitas produksi yang lengkap mulai dari memproduksi gas bumi dari sumur-sumur eksplorasi maupun dari sumur pengembagan PGDP yang telah dibor sejak 2010.

Realisasi produksi PGDP sebesar 52,4 MMSCFD (year to date) dan kondensat sebesar 861 BCPD. Sementara itu, target dalam RKAP 2017 sebesar 45,10 MMSCFD dan kondensat 806 MMSCFD.

PenulisAprillia Ika
EditorBambang Priyo Jatmiko

Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM