Atasi Kelangkaan Elpiji 3 Kg, Pertamina Tambah Pasokan - Kompas.com

Atasi Kelangkaan Elpiji 3 Kg, Pertamina Tambah Pasokan

Yoga Sukmana
Kompas.com - 07/12/2017, 14:31 WIB
Harga Elpiji kemasan 3 kilogram melambung hingga Rp 25.000 per tabung. Kenaikan harga terjadi di tingkat agen, pangkalan hingga pengecer. Selain harganya mahal , Elpiji 3 kilogram juga sulit didapat.KOMPAS.Com Harga Elpiji kemasan 3 kilogram melambung hingga Rp 25.000 per tabung. Kenaikan harga terjadi di tingkat agen, pangkalan hingga pengecer. Selain harganya mahal , Elpiji 3 kilogram juga sulit didapat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejak beberapa hari lalu, masyakarat di wilayah Jawa Barat, Bogor dan Depok khususnya, kesulitan mendapatkan elpiji 3 kg.

Terkait hal itu, Pertamina memutuskan untuk menambah pasokan elpiji 3 kg dan operasi pasar ke sejumlah wilayah marketing operasi III yang meliputi Jakarta, Jawa Barat dan Banten.

"Beberapa wilayah yang sudah menerima operasi pasar adalah Kota Bogor, Kabupaten Bogor dan Depok," ujar Unit Manager Communication & Relations Pertamina Jawa Bagian Barat Dian Hapsari Firasati dalam keterangan yang diterima Kompas.com, Jakarta, Rabu (7/12/2017).

Tambahan pasokan dan operasi pasar dilakukan sejak tanggal 4 Desember 2017 lalu. Selain untuk mengatasi kelangkaan, operasi pasar juga bertujuan untuk menstabilkan harga elpiji 3 kg yang melonjak.

Baca juga: Rentan Penyelewengan, Subsidi Elpiji 3 Kg Dinilai Tidak Efektif

Dian mengungkapkan, jumlah tambahan pasokan elpiji 3 kg ke wilayah operasi III Pertamina bervariasi. Di Bogor, operasi pasar digelar di 25 titik dengan menyalurkan sekitar 42 persen gas 3 kg dibandingkan rata-rata penyaluran normal.

Di wilayah Depok, dimana operasi pasar menyalurkan sekitar 24 persen dibandingkan penyaluran normal.

Sementara di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, tambahan pasokan hingga 46 persen. Di Bandung, Cimahi, Sumedang dan sekitarnya mendapat penambahan pasokan hingga 50 persen.

Adapun beberapa lokasi lainnya seperti wilayah Priangan Timur yang mencakup Tasikmalaya, Ciamis, Banjar dan Pangandaran hingga 60 persen dibandingkan kondisi normal.

“Seiring dengan penambahan pasokan ini, tentunya kami juga mengimbau agar masyarakat yang bukan target pengguna elpiji 3 Kg agar tidak turut menggunakan LPG 3 kg. Karena elpiji 3 kg ini merupakan barang yang disubsidi pemerintah khusus untuk masyarakat tidak mampu," ucap Dian.

PenulisYoga Sukmana
EditorErlangga Djumena
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM