Dorong Kemudahan Berusaha, Dua Satgas Disinergikan - Kompas.com

Dorong Kemudahan Berusaha, Dua Satgas Disinergikan

Andri Donnal Putera
Kompas.com - 10/01/2018, 20:00 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin NasutionKOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mensinergikan dua satuan tugas ( satgas) dalam rangka meningkatkan investasi dan kemudahan berusaha.

Dua satgas yang dimaksud adalah Satgas Paket Kebijakan Ekonomi dan Satgas Percepatan Pelaksanaan Berusaha.

"Perlu ada kesinambungan kerja antarkedua satgas agar pelaksanaan investasi dan kemudahan berusaha di Indonesia terealisasi dengan efektif," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com pada Rabu (10/1/2018).

Keputusan mensinergikan kedua satgas itu dilakukan Darmin saat menggelar rapat koordinasi tentang penyelesaian permasalahan berusaha di kantornya, Rabu pagi tadi.

Baca juga : Peringkat RI Naik dalam Kemudahan Berusaha, Jokowi Tetap Belum Puas

Adapun keputusan tersebut mendukung pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2017 mengenai Peraturan Percepatan Pelaksanaan Berusaha.

Menurut Darmin, selama ini pelaksanaan dari masing-masing satgas terkendala masalah kurangnya informasi terkait kebijakan pelaksanaan berusaha di lingkup pemerintah daerah.

Sehingga, nantinya sinergi satgas diharapkan bisa mengawasi pemerintah daerah, mengidentifikasi permasalahan serta menangani hambatan kemudahan berusaha.

"Satgas ini dilengkapi dengan sistem komunikasi online agar bisa tracking semua permohonan investasi yang berjalan," tutur Darmin.

Baca juga : Pemerintah Ancam Cabut Kewenangan Kepala Daerah yang Hambat Kemudahan Berusaha

Pada saat bersamaan, Staf Khusus Menko Perekonomian Edy Putra Irawady menyebutkan ada sejumlah investor baru di Indonesia yang terlibat dalam 1.054 proyek dengan nilai 42,6 miliar dolar AS. Angka tersebut setara dengan kenaikan nilai investasi negara 23 persen dari tahun sebelumnya sampai pada 14 Desember 2017.

PenulisAndri Donnal Putera
EditorAprillia Ika
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM