Dua Panduan untuk Generasi Milenial di Tengah Pertumbuhan Ekonomi - Kompas.com

Dua Panduan untuk Generasi Milenial di Tengah Pertumbuhan Ekonomi

Kompas.com - 30/01/2018, 15:09 WIB
Generasi milenial.www.shutterstock.com Generasi milenial.


KOMPAS.com - Setidaknya ada dua panduan bagi generasi milenial mencermati pertumbuhan ekonomi, khususnya di Indonesia.  Kompas.com mengutip catatan dari laman rumahmilennials.com ihwal generasi milenial. Generasi ini acap disebut sebagai generasi Y. Generasi ini lahir antara rentang waktu 1980-2000. Kini, generasi tersebut sudah berusia antara 17-37 tahun.

Sementara itu, catatan dari laman Rumah.com yang mengirimkan rilisnya hari ini menunjukkan bahwa kondisi perekonomian Indonesia pada 2018 ini terbilang membaik. Khususnya, pasar properti.

Namun begitu, riset bertajuk Property Affordability Sentiment Index H1-2018 mengingatkan bahwa dua panduan yang harus diberikan kepada generasi milenial adalah langkah-langkah proses pembelian rumah yang benar maupun bagaimana cara menemukan hunian idaman yang tepat.

"Sangatlah wajar jika dalam proses pencarian hingga mengambil keputusan membeli rumah, generasi milenial ini kadang-kadang mengalami keraguan, terutama jika melihat harga rumah yang mencapai ratusan juta rupiah dan rumitnya proses transaksi pembelian yang diperlukan," jelas Marine Novita yang juga Country Manager Rumah.com .

Riset ini dilakukan terhadap 1.020 responden dari seluruh Indonesia pada Juli – Desember 2017. Riset bekerja sama dengan lembaga riset Intuit Research, Singapura.

Tercatat, sebanyak 63 persen responden mengaku berencana membeli rumah dalam enam bulan ke depan. Dari total responden yang optimistis membeli rumah, sebesar 44 persen berasal dari kelompok usia 21-29 tahun, atau milenial muda. Sementara 35 persen lainnya berasal dari milenial tua, kelompok usia 30-39 tahun.

Riset pun menunjukkan semakin tinggi usia, semakin kecil rencana membeli rumah. Alasannya, kelompok usia yang lebih tua sudah punya rumah atau mereka sudah memiliki banyak tanggungan. Sehingga, biaya yang dikeluarkan untuk keperluan sehari-hari sudah cukup besar. Hal ini pula yang membuat mereka harus berpikir dua kali jika harus mengambil cicilan rumah.

“Oleh karena itu, generasi milenial harus secepatnya mengambil keputusan untuk membeli hunian. Semakin muda usia saat membeli rumah, akan semakin baik. Belilah rumah di saat belum banyak tanggungan,” pungkasnya.


EditorJosephus Primus
Komentar
Close Ads X