Bulog Tawarkan Program Usaha Tani untuk Kabupaten Lingga - Kompas.com

Bulog Tawarkan Program Usaha Tani untuk Kabupaten Lingga

Kompas.com - 14/02/2018, 20:30 WIB
Ilustrasi sawahKOMPAS.COM/MARKUS MAKUR Ilustrasi sawah

BATAM, KOMPAS.com - Badan Urusan Logistik ( Bulog) Divisi Regional (Divre) Riau dan kepulauan Riau (Kepri) menawarkan program on farm (usaha tani) untuk petani di Kabupaten Lingga, Kepri.

Program ini diberikan untuk meringankan beban pembiayaan petani yang baru mengenal budidaya padi. Selain itu, program ini juga dilakukan menyambut pencanangan Kabupaten Lingga sebagai lumbung pangan di wilayah perbatasan.

"Program on farm ini merupakan program kemitraan Bulog bersama kelompok tani untuk membantu meringankan beban pembiayaan petani mulai dari pengolahan lahan sampai panen," kata Kepala Divre Bulog Riau-Kepri Awaluddin Iqbal, Rabu (14/2/2018).

Awaluddin mengatakan program on farm yang ditawarkan Bulog kepada petani ada beberapa macam, seperti on farm mandiri petani. Artinya, semua pembiayaan ditanggung petani, tetapi hasil panen semuanya dibeli oleh Bulog sesuai standar harga pemerintah.

Baca juga : Antisipasi Paceklik, Karawang Bangun Lumbung Pangan

Ada juga on farm mandiri Bulog. Artinya, semua biaya menjadi tanggungjawab Bulog mulai dari biaya pengolahan lahan sampai panen.

Meski program on farm ini cukup bagus untuk membantu meringankan beban pembiayaan petani di Kabupaten Lingga, namun Iqbal memastikan, program on farm Bulog ini hanya bisa berjalan dengan baik jika didukung oleh Pemerintah Kabupaten setempat.

"Program ini hanya bisa berjalan dengan baik jika ada dukungan dari Pemerintah Kabupaten Lingga. Misalnya, Dinas Pertanian bertanggungjawab menempatkan penyuluh untuk melakukan pendampingan kepada petani dan pengawalan agar program on farm ini berjalan sesuai rencana," jelas Awaluddin.

Sementara itu Bupati Lingga Alias Wello mengaku menyambut baik tawaran program on farm Bulog tersebut. Dia berharap, program kemitraan yang ditawarkan Bulog itu mampu mempercepat target Lingga sebagai lumbung pangan di wilayah perbatasan tahun 2020.

"Program on farm Bulog ini kita sambut baik dan secepatnya ditindaklanjuti. Insya Allah, pertengahan Februari ini, kita sudah melakukan kegiatan tanam serentak seluas 600 Hektar," kata Alias Wello.

"Mudah-mudahan pada musim tanam berikutnya dengan lahan tanam yang lebih luas, program on farm Bulog ini sudah bisa kita jalankan," tambahnya.

Kompas TV Meski berada di zona bahaya, petani di Karangasem, Bali, nekat memanen padi yang sudah menguning.


Komentar
Close Ads X