Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Istri Wali Kota Semarang Didaulat Jadi Duta Bright Gas

Kompas.com - 28/03/2018, 22:23 WIB
Kontributor Semarang, Nazar Nurdin,
Erlangga Djumena

Tim Redaksi

SEMARANG, KOMPAS.com – PT Pertamina MOR IV Jawa Tengah dan Yogyakarta menunjuk istri Wali Kota Semarang, Krisseptiana Hendrar Prihadi menjadi duta produk bright gas.

Wanita yang disapa Tia itu diharap dapat membantu Pertamina mengkampanyekan penggunaan tabung gas non subsidi.

General Manager Pertamina MOR IV Yanuar Budi Hartanto mengatakan, peran Tia sebagai ketua tim pembinaa PKK bisa berdampak positif pada kampanye penggunaan bright gas. Tia dapat membantu memberikan edukasi agar warga yang tidak berhak beralih ke tabung non bersubsidi.

“Bu Tia jadi ambasador bright gas, menjadi orang yang memberi edukasi paling tidak di lingkungan PKK atau di rumah tangga. Pengguna bright gas itu ibu rumah tangga, melalui pembina PKK, masyarakat yang tidak berhak menggunakan elpiji 3 kg bisa gunakan bright gas,” ujar Yanuar, di Semarang, Rabu (28/3/2018).

Baca juga: Bright Gas 3 Kilogram Nonsubsidi Sasar Masyarakat Mampu

Laju pertumbuhan bright gas sendiri menunjukkan kenaikan signifikan. Pada 2017, pertumbuhan bright gas melonjak 230 persen dibanding 2016. Kenaikan itu dilatarbelakangi karena gencarnya sosialisasi serta produk yang lebih dekat ke masyarakat.

Pada 2018, Pertamina menargetkan agar ada masyarakat yang beralih lagi. setidaknya 5 persen dari pengguna tabung elpiji bersubsidi. “Tahun 2018 ini belum ada peningkatan kuota. Kami harap 5 persen kuota (tambahan) agar bergeser bright gas,” harapnya.

Pertamina pun bakal terus menggenjot sosialisasi penggunaan bright gas, baik melalui duta, dukungan untuk kegiatan rumah tangga, lomba memasak hingga kegiatan sejenis.

Sosialisasi promo penggantian tabung 3 kg ke bright gas juga terus digenjot. “Lalu yang 12 kg misalnya keberatan bisa ditukar dengan 5,5 kg,” tambahnya.

Tia sendiri mengaku bangga atas penunjukan itu. Dia berkomitmen untuk menularkan pengalaman ibu rumah tangga yang telah menggunakan tabung 5,5 kg ke masyarakat luas.
“Saya akan kerjasama untuk menyebarkan pesan bagi pengguna agar memilih produk yang aman dan berkualitas,” ucap Tia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ada Bansos dan Pemilu, Konsumsi Pemerintah Tumbuh Pesat ke Level Tertinggi Sejak 2006

Ada Bansos dan Pemilu, Konsumsi Pemerintah Tumbuh Pesat ke Level Tertinggi Sejak 2006

Whats New
Peringati Hari Buruh 2024, PT GNI Berikan Penghargaan Kepada Karyawan hingga Adakan Pertunjukan Seni

Peringati Hari Buruh 2024, PT GNI Berikan Penghargaan Kepada Karyawan hingga Adakan Pertunjukan Seni

Whats New
Kemenperin Harap Produsen Kembali Perkuat Pabrik Sepatu Bata

Kemenperin Harap Produsen Kembali Perkuat Pabrik Sepatu Bata

Whats New
IHSG Naik Tipis, Rupiah Menguat ke Level Rp 16.026

IHSG Naik Tipis, Rupiah Menguat ke Level Rp 16.026

Whats New
Warung Madura: Branding Lokal yang Kuat, Bukan Sekadar Etnisitas

Warung Madura: Branding Lokal yang Kuat, Bukan Sekadar Etnisitas

Whats New
Ini Tiga Upaya Pengembangan Biomassa untuk Co-firing PLTU

Ini Tiga Upaya Pengembangan Biomassa untuk Co-firing PLTU

Whats New
Strategi untuk Meningkatkan Keamanan Siber di Industri E-commerce

Strategi untuk Meningkatkan Keamanan Siber di Industri E-commerce

Whats New
Permendag Direvisi, Mendag Zulhas Sebut Tak Ada Masalah Lagi dengan Barang TKI

Permendag Direvisi, Mendag Zulhas Sebut Tak Ada Masalah Lagi dengan Barang TKI

Whats New
Pabrik Sepatu Bata Tutup, Kemenperin Bakal Panggil Manajemen

Pabrik Sepatu Bata Tutup, Kemenperin Bakal Panggil Manajemen

Whats New
Capai 12,5 Persen, Pertumbuhan Ekonomi Dua Wilayah Ini Tertinggi di Indonesia

Capai 12,5 Persen, Pertumbuhan Ekonomi Dua Wilayah Ini Tertinggi di Indonesia

Whats New
Per Februari 2024, Jumlah Pengangguran RI Turun Jadi 7,20 Juta Orang

Per Februari 2024, Jumlah Pengangguran RI Turun Jadi 7,20 Juta Orang

Whats New
Pembangunan Infrastruktur di Australia Jadi Peluang untuk Produsen Baja Lapis RI

Pembangunan Infrastruktur di Australia Jadi Peluang untuk Produsen Baja Lapis RI

Whats New
KAI Ubah Pola Operasi, 21 Kereta Berhenti di Stasiun Jatinegara

KAI Ubah Pola Operasi, 21 Kereta Berhenti di Stasiun Jatinegara

Whats New
Kejar Target 1 Juta Barrel Minyak, Industri Hulu Migas Hadapi Keterbatasan Rig

Kejar Target 1 Juta Barrel Minyak, Industri Hulu Migas Hadapi Keterbatasan Rig

Whats New
PGN Suplai Gas Bumi untuk Smelter Tembaga Freeport

PGN Suplai Gas Bumi untuk Smelter Tembaga Freeport

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com