Salin Artikel

Jangan Remehkan Mimpi, Tips Dhamar Perbangkara untuk Calon Wirausahawan

Gauri merupakan perusahaan yang memproduksi handicraft perkakas dapur berbahan sisa kayu dan telah menembus pasar internasional.

"Buat teman-teman generasi muda Indonesia, tidak ada kata terlambat. Istilahnya begini, kalau kita punya sesuatu atau ide, hal yang pertama kita harus lakukan adalah coba wujudkan hal tersebut," kata Dhamar, kepada Kompas.com, di Hotel Ibis Jakarta, Sabtu (26/8/2017).

Dia menyarankan, calon wirausahawan untuk tidak pernah takut memulai sesuatu. (Baca: Dengan Sisa Kayu, Dhamar Raih Omzet Rp 100 Juta Per Tiga Bulan)

Selain itu, calon wirausahawan juga harus yakin dengan apa yang dimiliki, terus menghargai diri sendiri, fokus, dan tekun dalam menjalani usaha tersebut.

Dengan demikian, ayah dua orang anak itu yakin, harapan para calon wirausahawan akan menjadi sebuah kenyataan.

"Jadi jangan pernah meremehkan sebuah impian. Anda harus punya mimpi dan yakin terhadap hal tersebut, tekun, fokus, saya yakin mimpi itu akan tercapai," kata Dhamar.

Dhamar sendiri sudah mewujudkan hal tersebut. Dhamar sebelumnya bekerja sebagai asisten desainer orang asing yang datang ke Bali. 

(Baca: Dhamar Perbangkara, Manfaatkan Sisa Kayu Jadi Pundi-pundi Uang)

Saat itu, ia berpikir, orang asing banyak yang datang ke Bali dan mengembangkan usaha di sana.

Sedangkan orang Bali hanya menjadi pihak ketiga di rumah mereka. Hal itulah yang mendasari Dhamar untuk berwirausaha.

Dia menemukan ide untuk mengolah sisa kayu saat dirinya ditugaskan untuk melihat produksi kayu oleh pimpinannya.

Dia memutuskan untuk meninggalkan pekerjaannya sebagai asisten desainer dan mengikuti kompetisi "The Big Start Indonesia" yang diselenggarakan Blibli.com.

(Baca: The Big Start Indonesia dari Blibli.com Berhadiah Total Rp 1 Miliar)

Dia mengembangkan ide membuat perkakas dapur dari sisa kayu. Dhamar dengan Gauri Art Division berhasil juara II dan kini membangun usahanya.

"Terkadang di momen tertentu, saya kadang-kadang enggak percaya kalau (langkah saya) sudah sejauh ini. Dulu mungkin ragu, tapi kuncinya jangan takut, yakin, pasti bisa, kita butuh keberanian untuk maju," kata Dhamar.

Selain itu, ia mengimbau para calon wirausahawan untuk tak khawatir jika tak memiliki modal. Ia memberi contoh, kebanyakan orang-orang yang datang ke Bali hanya bermodalkan bicara untuk berdagang.

Mereka rata-rata menjadi orang sukses, dibandingkan dengan orang yang memiliki banyak uang namun tak memiliki ide. Orang-orang yang punya pemikiran dan langkah jitu dalam berbisnis itulah yang akan maju.

"Saya semakin yakin uang bukan masalah, yang jadi masalah bagaimana memanage diri kita untuk bisa maju, itu kunci matinya. Seperti saya, punya konsep dan jalani konsep itu, akhirnya uang itu datang sendiri," kata Dhamar.

https://ekonomi.kompas.com/read/2017/08/28/120000526/jangan-remehkan-mimpi-tips-dhamar-perbangkara-untuk-calon-wirausahawan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menengok Penyebab Mengapa Minyak Goreng Murah Masih Susah Didapatkan di Ritel Modern

Menengok Penyebab Mengapa Minyak Goreng Murah Masih Susah Didapatkan di Ritel Modern

Whats New
[POPULER MONEY] Harga Emas Antam Anjlok | Mengenal Skema Ponzi | Harga Minyak Goreng Turun Jadi Rp 11.500

[POPULER MONEY] Harga Emas Antam Anjlok | Mengenal Skema Ponzi | Harga Minyak Goreng Turun Jadi Rp 11.500

Whats New
BCA Siapkan Rp 400 Miliar untuk Suntik Modal ke Startup

BCA Siapkan Rp 400 Miliar untuk Suntik Modal ke Startup

Whats New
Cara Bayar Pajak Kendaraan Bermotor di Alfamart

Cara Bayar Pajak Kendaraan Bermotor di Alfamart

Whats New
Kejar Target Investasi Rp 1.200 Triliun, Bahlil: Memang Tidak Mudah...

Kejar Target Investasi Rp 1.200 Triliun, Bahlil: Memang Tidak Mudah...

Whats New
Bank Indonesia dan The People’s Bank Of China Sepakat Perbarui Perjanjian Swap Bilateral

Bank Indonesia dan The People’s Bank Of China Sepakat Perbarui Perjanjian Swap Bilateral

Whats New
Pembangunan Ibu Kota Nusantara Terbagi atas 3 Wilayah

Pembangunan Ibu Kota Nusantara Terbagi atas 3 Wilayah

Whats New
Penjelasan Bos Grup Lippo Seputar Aksi XL Axiata Akuisisi Link Net

Penjelasan Bos Grup Lippo Seputar Aksi XL Axiata Akuisisi Link Net

Rilis
Di Hadapan Tony Blair, Jokowi Tegaskan Tak Mau Ekspor Bahan Mentah

Di Hadapan Tony Blair, Jokowi Tegaskan Tak Mau Ekspor Bahan Mentah

Whats New
Bangun Sistem Transportasi IKN Butuh Rp 582,6 Miliar di 2022, Menhub Undang Swasta Berpartisipasi

Bangun Sistem Transportasi IKN Butuh Rp 582,6 Miliar di 2022, Menhub Undang Swasta Berpartisipasi

Whats New
Tumbuh 66,8 Persen, Laba Bersih Bank Mandiri Capai Rp 28 Triliun pada 2021

Tumbuh 66,8 Persen, Laba Bersih Bank Mandiri Capai Rp 28 Triliun pada 2021

Whats New
Pengembangan Kawasan Industri Terus Digenjot

Pengembangan Kawasan Industri Terus Digenjot

Whats New
Mentan RI dan Mentan Australia Bahas 3 Hal Penting, dari Ekspor Beras hingga Impor Daging

Mentan RI dan Mentan Australia Bahas 3 Hal Penting, dari Ekspor Beras hingga Impor Daging

Whats New
Laba BCA Melampaui Perkiraan, Tumbuh 15,8 Persen di 2021

Laba BCA Melampaui Perkiraan, Tumbuh 15,8 Persen di 2021

Whats New
Milenial dan Gen Z Dinilai Perlu Menerapkan Gaya Hidup Minimalis

Milenial dan Gen Z Dinilai Perlu Menerapkan Gaya Hidup Minimalis

Whats New
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.