Salin Artikel

Besar, Potensi Kerja Sama Ekonomi OKI

KOMPAS.com - Dengan jumlah populasi hingga 1,7 miliar jiwa, potensi kerja sama 57 negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), termasuk Indonesia, terbilang besar. Angka ini sempat dipaparkan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla setahun silam saat perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) OKI di Istanbul, Turki.

Total populasi itu setara dengan 22,7 persen penduduk dunia. Uniknya, jumlah penduduk usia muda negara-negara OKI tercatat mencapai 53,3 persen dari total penduduk dunia.

Tambahan lagi, produk domestik bruto (PDB) per kapita rata-rata mendekati  10.000 dollar AS. Negara-negara anggota OKI juga memiliki sekitar dua pertiga cadangan minyak dan gas dunia. Ini adalah aset kolektif berharga. “Aset itu harus digunakan bukan hanya untuk kesejahteraan masyarakat kita, namun juga berkontribusi bagi perdamaian dan kesejahteraan global,” kata Jusuf Kalla sebagaimana dikutip dari laman kabar24.com.

Sebelumnya, sebagaimana warta Kompas.com, Indonesia dan Sudan, sesama negara OKI, sudah melakukan kerja sama bisnis. Pada Trade Expo Indonesia (TEI) ke-27 di Jakarta, tercapai kesepakatan transaksi antara pengusaha Indonesia dengan Sudan. Kesepakatan itu adalah pembelian kertas dan perlengkapan alat tulis (60 kontainer), kosmetik (10 kontainer), sabun dan deterjen (5 kontainer), makanan dan minuman (1 kontainer), suku cadang dan oli kendaraan (3 kontainer), perlengkapan kesehatan (6 kontainer), glycerin (5.000 ton), nutrisi ayam (7 ton), arang (5 kontainer per bulan), batubara (10.000 ton per bulan), sa k semen (6 juta lembar per tahun), perlengkapan rumah tangga (8 kontainer), mesin cetak batako (1 unit), dan baterai (1 kontainer). (Baca: Pengusaha Sudan-RI Capai Kesepakatan Bisnis)

Soal kerja sama itu, kembali mengemuka sebagaimana informasi rilis yang diterima Kompas.com hari ini dari penyelenggara Konferensi Pemuda Islam Dunia atau International Conference on Islamic Youth Education (ICIYE 2017). Menurut Presiden Pemuda OKI Tantan Taufik Lubis, pada penyelenggaraan kegiatan tersebut akan dilakukan juga Islamic Young Entrepreneur Festival.

Informasi juga menyebutkan bahwa penyelenggara ICIYE 2017 adalah  PT Bintang Karya Sarana. Direktur perusahaan itu, Erma Zein mengatakan kegiatan akan berlangsung pada 6-8 Oktober 2017. "Acaranya di Bandung," demikian Erma Zein.


https://ekonomi.kompas.com/read/2017/09/13/203938026/besar-potensi-kerja-sama-ekonomi-oki

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.