Salin Artikel

Kelaparan Melanda, Rakyat Venezuela Diminta Konsumsi Daging Kelinci

Warga di negara yang kaya cadangan minyak tersebut semakin kelaparan dan harus bertahan hidup di tengah cadangan bahan pangan yang semakin menipis akibat krisis ekonomi.

Mengutip CNN Money, Jumat (15/9/2017), Presiden Nicolas Maduro bersama Menteri Pertanian Freddy Bernal baru-baru ini mengumumkan "Rencana Kelinci."

Dalam rencana tersebut, Maduro merekomendasikan warga Venezuela untuk memelihara kelinci di rumah sebagai sumber pangan.

(Baca: Venezuela Selangkah Menuju Default, Pelajaran Apa yang Kita Petik?)

Maduro sendiri menyalahkan AS dan Presiden Donald Trump sebagai biang keladi krisis ekonomi yang dialami Venezuela.

"Kelinci bukan hanya hewan peliharaan, tetapi daging dengan berat 2,5 kilogram. Serangan Trump terhadap warga Venezuela adalah kesempatan untuk merevisi dan mengubah pola konsumsi," ujar Bernal sambil tersenyum, sementara orang-orang di sekitarnya tertawa.

Maduro pun menyeringai dan mendukung pernyataan Bernal. Menurut dia, sejumlah kelinci telah didistribusikan ke beberapa komunitas sebagai pilot project atau proyek uji coba.

Maduro menyatakan, sanksi AS terhadap dirinya dan sekitar 20 orang pejabat pemerintahannya telah memperparah krisis.

Pemerintahan Trump juga baru-baru ini melarang perbankan AS untuk membeli obligasi pemerintah Venezuela yang baru diterbitkan maupun obligasi BUMN minyak PDVSA.

Rencana Kelinci tersebut menggambarkan pengukuran pemerintah yang ekstrim untuk menangani persoalan krisis pangan di Venezuela.

Kelinci tentu saja bukan bahan pangan yang lazim disantap di negara itu, sementara Bernal sendiri menyatakan sebagian besar orang memandang kelinci sebagai hewan yang lucu.

Bernal juga beranggapan bahwa kelinci bereprodukai dengan mudah dan merupakan sumber protein.

Ia juga merekomendasikan kepada masyarakat agar mempertimbangkan untuk memelihara hewan-hewan lain dan menanam sayuran di rumah.

Upaya-upaya tersebut adalah usaha teranyar pemerintah Venezuela dalam menangani masalah kelangkaan bahan pangan.

Pemerintah memaksa warga untuk membeli sayuran dan bahan pangan pada hari-hari tertentu, tergantung pada nomor jaminan sosial.

Pemerintah Venezuela juga menaikkan upah minimum sebanyak tiga kali pada tahun ini, meski inflasi diprediksi bakal melampaui kenaikan upah.

Dana Moneter Internasional (IMF) memproyeksikan inflasi Venezuela melonjak 720 persen tahun ini.

Poling nasional yang dipublikasikan beberapa waktu lalu menunjukkan bahwa rata-rata warga Venezuela kehilangan berat badan sebanyak 9,5 kilogram pada tahun 2016 karena kelangkaan bahan pangan.

Warga mengantri panjang selama berjam-jam di luar gedung pasar swalayan untuk membeli bahan pangan pokok. 

https://ekonomi.kompas.com/read/2017/09/15/080542626/kelaparan-melanda-rakyat-venezuela-diminta-konsumsi-daging-kelinci

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.