Salin Artikel

Ada Tax Amnesty, Target Transaksi di Bursa Berjangka Jakarta Diturunkan 35 Persen

Di awal tahun, BBJ memasang target transaksi 10,5 juta lot yang terdiri atas transaksi multilateral (komoditas) 1,5 juta lot dan transaksi dalam sistem perdagangan alternatif (SPA) 9 juta lot.

Namun melihat perkembangan di kuartal III 2017, maka BBJ menurunkan target transaksi multilateral menjadi 1 juta lot dan transaksi SPA jadi 5 juta lot.

Pada Januari-Agustus 2017, total transaksi di BBJ 4,5 juta lot dengan jumlah transaksi multilateral 800.000 lot dan transaksi SPA 3,7 juta lot.

Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan (Kemendag) Bachrul Chairi mengatakan, ada sejumlah penyebab turunnya transaksi perdagangan di bursa berjangka yang disebut sebagai downswing, karena masih berpotensi untuk kembali meningkat.

Penyebabnya, selain karena kondisi lesunya perekonomian global yang berimbas pada perekonomian nasional, juga disebabkan oleh bergulirnya program tax amnesty atau pengampunan pajak.

Menurut Bachrul, sebelum adanya tax amnesty, Indonesia menjadi salah satu surga pajak bagi masyarakat yang memiliki dana berlebih. Bahkan saat itu jumlah warga yang ikut pajak dengan yang tidak ikut pajak sangat tidak proporsional.

Setelah tax amnesty, penataan tersebut berdampak pada kurang diminatinya produk-produk investasi berjangka. Saat ini hanya komoditas batu bara saja yang masih "bernafas".

Pasca tax amnesty, Bappebti mengeluarkan sejumlah aturan yang menyesuaikan dengan aturan asing yakni Financial Action Task Force (FATF). Dimana industri keuagan harus menegakkan pencegahan penucucian uang, pendanaan teroris dan pendanaan untuk senjata pemusnah massal.

Sehingga setiap ada account yang mencurigakan, Bappebti bisa mencabut atau menutup account tersebut. Sehingga praktis saat ini yang berspekulasi (di bursa berjangka) adalah pemain dengan uang yang sudah "diputihkan".

Bachrul memberikan contoh apa yang dilakukan oleh India setelah negara tersebut mengikuti kesepakatan FATF. Saat ini uang yang beredar di bursa keuagan dan berjangka di India sudah "putih" semua.

"Semua awalnya turun tetapi setelahnya bisa naik lagi dengan uang "putih" semua. Di India hanya butuh waktu 6 bulan saja," kata Bachrul saat pelatihan wartawan industri perdagangan berjangka komoditi di Malang, Jumat (6/10/2017).

Bachrul menilai ke depan downswing ini akan menimbulkan keseimbangan baru kedepannya.

Stephanus Paulus Lumintang, Direktur Utama BBJ mengatakan, belum tentu dalam enam bulan ke depan investor akan kembali berinvestasi. Bahkan kemungkinan hingga 2019 target BBJ belum akan naik.

"Tahun depan adalah tahun politik sebelum pemilu di 2019. Kemungkinan besar investor akan menahan diri," ujarnya.

Paulus membenarkan bahwa penyebab harus diturunkannya target transaksi tahun ini salah satunya disebabkan oleh adanya tax amnesty. Selain itu juga karena ada peralihan investasi ke oroduk yang lebih aman.

"Para investor melihat investasi di saham dan properti lebih prospektif," kata dia.

https://ekonomi.kompas.com/read/2017/10/06/162831226/ada-tax-amnesty-target-transaksi-di-bursa-berjangka-jakarta-diturunkan-35

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur BI Ingatkan Tantangan Pertumbuhan Ekonomi Tanpa Merusak Lingkungan

Gubernur BI Ingatkan Tantangan Pertumbuhan Ekonomi Tanpa Merusak Lingkungan

Whats New
Coca Cola Genjot Penerapan Ekonomi Sirkular, Ini yang Dilakukan

Coca Cola Genjot Penerapan Ekonomi Sirkular, Ini yang Dilakukan

Whats New
Ini Sederet Tantangan yang Bikin Milenial Susah Beli Rumah

Ini Sederet Tantangan yang Bikin Milenial Susah Beli Rumah

Spend Smart
Bio Farma Gandeng ProFactor Pharma Inggris Kembangkan Obat Hemofilia

Bio Farma Gandeng ProFactor Pharma Inggris Kembangkan Obat Hemofilia

Whats New
Rencana Kenaikan Cukai Rokok Tahun Depan Perlu Pertimbangkan Nasib Buruh Tani dan Pekerja SKT

Rencana Kenaikan Cukai Rokok Tahun Depan Perlu Pertimbangkan Nasib Buruh Tani dan Pekerja SKT

Whats New
Tol BSD Sering Banjir, Kementerian PUPR Akan Tinggikan Badan Jalan 2 Meter

Tol BSD Sering Banjir, Kementerian PUPR Akan Tinggikan Badan Jalan 2 Meter

Whats New
PT Pertamina Buka 20 Lowongan Kerja, Klik recruitment.pertamina.com

PT Pertamina Buka 20 Lowongan Kerja, Klik recruitment.pertamina.com

Whats New
Di DKI Jakarta Ada 395.866 Pekerja Kena PHK Telah Mengklaim JHT

Di DKI Jakarta Ada 395.866 Pekerja Kena PHK Telah Mengklaim JHT

Whats New
BUMN Sucofindo Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1, Cek Posisi dan Syaratnya

BUMN Sucofindo Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1, Cek Posisi dan Syaratnya

Work Smart
Garap Penataan Trotoar Jakarta, Semen Indonesia Gunakan Produk Beton Ramah Lingkungan

Garap Penataan Trotoar Jakarta, Semen Indonesia Gunakan Produk Beton Ramah Lingkungan

Whats New
Tol BSD Terendam saat Hujan Lebat, Ini Penyebabnya Menurut Kementerian PUPR

Tol BSD Terendam saat Hujan Lebat, Ini Penyebabnya Menurut Kementerian PUPR

Whats New
Gandeng XL Axiata, Akulaku PayLater Kini Tersedia di Aplikasi myXL

Gandeng XL Axiata, Akulaku PayLater Kini Tersedia di Aplikasi myXL

Whats New
Imbas Kenaikan Harga BBM, Iperindo Minta Subsidi Pembiayaan Perkapalan ke Pemerintah

Imbas Kenaikan Harga BBM, Iperindo Minta Subsidi Pembiayaan Perkapalan ke Pemerintah

Whats New
Promo Ulang Tahun, Watsons Gelar Diskon hingga 60 Persen

Promo Ulang Tahun, Watsons Gelar Diskon hingga 60 Persen

Spend Smart
Cara Bayar BPJS Kesehatan Online via myBCA

Cara Bayar BPJS Kesehatan Online via myBCA

Spend Smart
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.