Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Rini Beberkan Alasan Bentuk Holding BUMN Tambang

Adapun PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) alias Inalum akan menjadi induk dan membawahi PT Tambang Batu Bara Bukit Asam (Persero) Tbk, PT Timah (Persero) Tbk, dan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk.

"Kita itu pada dasarnya mengambil kekayaan dari tanah atau bumi. Tentunya yang harus coba kita lakukan adalah bagaimana kita meningkatkan nilai seoptimal mungkin," kata Rini, dalam acara "Satu Meja Eksklusif" yang ditayangkan di Kompas TV, Senin (23/10/2017) malam.

Selama ini, peningkatan nilai dari perusahaan BUMN sektor tambang masih lemah. Selain itu, proses hilirisasi juga tidak terjadi.

(Baca: Menteri Rini: Tak Ada Resistensi dalam Pembentukan Holding Company)

Dengan demikian, BUMN tambang ini melakukan penambangan sendiri-sendiri. Rini mengungkapkan, holding akan membuat efisiensi dalam penambangan.

"Kemudian yang utama bahwa holding company harus melakukan hilirisasi. Seperti bauksit itu bahan baku dari aluminium, nah kalau aluminium diproses dan kemudian jadi, umpamanya jadi frame pintu atau komponen mobil, nilai tambah bisa 32 kali," kata Rini.

Rini menyebut, instansinya mesti terus melakukan sosialisasi pembentukan holding company kepada masyarakat.

Khususnya kepada karyawan dan manajemen perusahaan BUMN tersebut. Rini menegaskan tidak akan ada perbedaan yang terjadi setelah perusahaan tergabung dengan lainnya.

Justru holding company membuat biaya semakin efisien. Selain itu, Rini berharap, holding company dapat semakin meningkatkan keuntungan.

"Inilah yang kami lakukan, sosialisasi dan ini sudah terselesaikan, semua sudah sangat mendukung. Dari sisi regulator, masyarakat, maupun dari dalam (internal)," kata Rini.

Rini sebelumnya menginginkan adanya 6 holding BUMN. Yakni holding energi, tambang, perbankan, perumahan, pangan, dam konstruksi.

Rini menginginkan holding energi dan tambang yang terbentuk terlebih dahulu dibanding yang lainnya. Sebab, holding tambang juga ditugaskan mengambil alih 51 persen saham PT Freeport Indonesia.

https://ekonomi.kompas.com/read/2017/10/24/130703426/rini-beberkan-alasan-bentuk-holding-bumn-tambang

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rp 4,96 Triliun Modal Asing Masuk RI Selama Sepekan

Rp 4,96 Triliun Modal Asing Masuk RI Selama Sepekan

Whats New
Indonesia Sudah Punya 111 Kawasan Industri, Totalnya 108 Ribu Hektare

Indonesia Sudah Punya 111 Kawasan Industri, Totalnya 108 Ribu Hektare

Whats New
Bos Food Station Optimis Harga Beras Medium Bisa Ditekan di Bawah Rp 9.000 per Kg

Bos Food Station Optimis Harga Beras Medium Bisa Ditekan di Bawah Rp 9.000 per Kg

Whats New
Penjelasan PT Timah soal Kecelakaan Tambang yang Menewaskan 2 Pekerja

Penjelasan PT Timah soal Kecelakaan Tambang yang Menewaskan 2 Pekerja

Whats New
BUMN Virama Karya Buka 6 Lowongan Kerja, Pendaftarannya Ditutup 10 Februari 2023

BUMN Virama Karya Buka 6 Lowongan Kerja, Pendaftarannya Ditutup 10 Februari 2023

Work Smart
Leadership Development Program, Upaya Elnusa Persiapkan Pemimpin Masa Depan

Leadership Development Program, Upaya Elnusa Persiapkan Pemimpin Masa Depan

Whats New
RI Jadi Tuan Rumah WWF Ke-10, Luhut: Ini Langkah Baik

RI Jadi Tuan Rumah WWF Ke-10, Luhut: Ini Langkah Baik

Whats New
Kegiatan Sail Teluk Cenderawasih Diharap Dapat Menarik Investor untuk Pembangunan Daerah

Kegiatan Sail Teluk Cenderawasih Diharap Dapat Menarik Investor untuk Pembangunan Daerah

Whats New
PT Pegadaian Buka Lowongan Kerja, Ini Posisi yang Dibutuhkan

PT Pegadaian Buka Lowongan Kerja, Ini Posisi yang Dibutuhkan

Work Smart
Pegadaian Buka Lowongan Kerja hingga 11 Februari 2023, Simak Kualifikasinya

Pegadaian Buka Lowongan Kerja hingga 11 Februari 2023, Simak Kualifikasinya

Work Smart
Usai Dipanggil Jokowi, Bos Bulog Gelontorkan 10.000 Ton Beras Impor

Usai Dipanggil Jokowi, Bos Bulog Gelontorkan 10.000 Ton Beras Impor

Whats New
Ekonom UI Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Capai 5,19 Persen di 2022

Ekonom UI Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Capai 5,19 Persen di 2022

Whats New
Kementerian PUPR Bantah Wisma Atlet Kemayoran Mangkrak

Kementerian PUPR Bantah Wisma Atlet Kemayoran Mangkrak

Whats New
Apakah BI Bakal Ikut The Fed Naikkan Suku Bunga Acuan Lagi?

Apakah BI Bakal Ikut The Fed Naikkan Suku Bunga Acuan Lagi?

Whats New
Bulog Usul Tunjangan ASN Berupa Uang Diganti Beras Premium

Bulog Usul Tunjangan ASN Berupa Uang Diganti Beras Premium

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+