Salin Artikel

Pertama dalam 70 Tahun, Pramugari Cathay Pacific Boleh Kenakan Celana Panjang

Mengutip South China Morning Post, Jumat (30/3/2018), pembicaraan untuk mengakhiri aturan yang hanya memperbolehkan pegawai wanita mengenakan rok sukses dilakukan antara pihak Cathay Dragon dan serikat pekerja kru kabin. Adapun staf frontline dan staf darat Cathay Pacific dan Cathay Dragon juga boleh mengenakan celana panjang.

Awal bulan ini, serikat pramugari Cathay Dragon menuntut diperbolehkannya mengenakan celana panjang saat bekerja. Permintaan publik pun muncul, meminta kru wanita diperbolehkan mengenakan celana panjang.

"Perusahaan setuju untuk mempertimbangkan opsi seragam celana panjang untuk kru wanita. Ini akan berlaku pada pembaruan seragam berikutnya," tulis Asosiasi Kru Kabin Hong Kong Dragon Airlines dalam pernyataannya.

Juru bicara Cathay Pacific pun menyatakan ada kesepakatan yang dicapai mengenai opsi seragam celana panjang. "Kami senang bahwa telah tercapai kesepakatan mengenai masalah yang mengemuka ini," ujar pihak maskapai.

Pihak Cathay Pacific menyatakan, adalah sebuah hal yang penting bahwa pegawai tak hanya merasa bangga mengenakan seragam maskapai, namun juga merasa nyaman dan berdaya untuk menjalankan tugas sesuai kemampuan mereka.

Cathay Pacific dan Cathay Dragon bergabung dalam jajaran maskapai lainnya di Asia yang memperbolehkan pramugari mengenakan celana panjang. Maskapai lainnya adalah Korean Air dan Asiana, keduanya adalah maskapai asal Korea Selatan.

https://ekonomi.kompas.com/read/2018/03/30/221658926/pertama-dalam-70-tahun-pramugari-cathay-pacific-boleh-kenakan-celana-panjang

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi: Inflasi Indonesia di Bawah Rata-rata ASEAN dan Negara Maju

Jokowi: Inflasi Indonesia di Bawah Rata-rata ASEAN dan Negara Maju

Whats New
Soal Kenaikan Harga Pertalite, Menteri ESDM: Masih Dibahas

Soal Kenaikan Harga Pertalite, Menteri ESDM: Masih Dibahas

Whats New
Ikut Gamescom 2022, Sandiaga Uno Targetkan Rp 60 Miliar

Ikut Gamescom 2022, Sandiaga Uno Targetkan Rp 60 Miliar

Whats New
Ingin Merdeka Finansial di Usia Muda? Simak 6 Tips Berikut

Ingin Merdeka Finansial di Usia Muda? Simak 6 Tips Berikut

Spend Smart
Di Sidang Tahunan MPR, Jokowi: UMKM Harus Terus Didukung agar Naik Kelas

Di Sidang Tahunan MPR, Jokowi: UMKM Harus Terus Didukung agar Naik Kelas

Whats New
Melenggang di Zona Hijau, Sesi I IHSG Ditutup Menguat ke 7.103,58

Melenggang di Zona Hijau, Sesi I IHSG Ditutup Menguat ke 7.103,58

Whats New
Kemenkominfo Dorong Pelaku UMKM Disabilitas Terlibat di Ekonomi Digital

Kemenkominfo Dorong Pelaku UMKM Disabilitas Terlibat di Ekonomi Digital

Whats New
Lepas 8.600 Ton Konsentrat Tembaga Milik Freeport, Bahlil: Harapannya agar 'Multiplier Effects'

Lepas 8.600 Ton Konsentrat Tembaga Milik Freeport, Bahlil: Harapannya agar "Multiplier Effects"

Whats New
Jokowi: Fundamental Ekonomi RI Baik, tapi Tetap Harus Waspada

Jokowi: Fundamental Ekonomi RI Baik, tapi Tetap Harus Waspada

Whats New
Jokowi: Tingkatkan Nilai Ekspor, Hilirisasi dan Industrialisasi SDA Harus Terus Dilakukan

Jokowi: Tingkatkan Nilai Ekspor, Hilirisasi dan Industrialisasi SDA Harus Terus Dilakukan

Whats New
Sandiaga Uno: Tidak Semua Destinasi Wisata Alami Kenaikan Tarif

Sandiaga Uno: Tidak Semua Destinasi Wisata Alami Kenaikan Tarif

Whats New
Menaker: Tidak Ada Negara Berhasil Tarik Investasi Tanpa Tenaga Kerja Produktif dan Talenta

Menaker: Tidak Ada Negara Berhasil Tarik Investasi Tanpa Tenaga Kerja Produktif dan Talenta

Whats New
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Masih Tertekan

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Masih Tertekan

Whats New
Subsidi Pertalite, Solar, Elpiji Lebih dari Rp 502 Triliun, Ketua MPR RI: Tidak Ada Negara yang Berikan Sebesar Itu

Subsidi Pertalite, Solar, Elpiji Lebih dari Rp 502 Triliun, Ketua MPR RI: Tidak Ada Negara yang Berikan Sebesar Itu

Whats New
Anjlok Tajam, Simak Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian

Anjlok Tajam, Simak Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian

Spend Smart
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.