Salin Artikel

Gunakan Jasa Pengiriman Pos, Pola Baru Penyelundupan Sindikat Narkoba

Direktur Jenderal Bea Cukai Heru Pambudi mengatakan, modus pengiriman melalui pos ini menjadi peringatan bagi petugas Bea Cukai bahwa pola penyelundupan narkotika telah beralih.

"Kiriman-kiriman pos dan express courier ini jadi alert bagi petugas, bahwa mereka (sindikat dan jaringan penyelundup narkoba) sudah mengalihkan modus," ujarnya dalam konferensi pers di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Senin (28/5/2018).

Heru menjelaskan, dalam kasus penyelundupan kali ini, sindikat membagi barang selundupan berupa pil ekstasi menjadi 4 paket dalam jumlah kecil yang dikirimkan secara serentak. Paket pertama berisi 3080 butir, paket kedua berisi 3163 butir, paket ketiga 2993 butir, dan paket keempat 3268 butil pil ekstasi.

"Modus yang digunakan adalah dengan menggunakan false compartement dengan menaruh narkotika di dinding kardus paket barang kiriman," lanjutnya.

Menurut Heru, sindikat melihat adanya peluang melakukan pengiriman melalui kantor pos dalam partai-partai kecil untuk meminimalisir risiko karena pengiriman via pos di luar kuasa bea cukai.

"Selain itu, dari segi ongkos juga lebih murah," ujar Heru.

Dirinya melanjutkan, semakin tingginya frekuesi perdagangan lintas batas (cross border) oleh e-commerce juga dapat menjadi modus distribusi barang haram oleh sindikat narkoba ini.

"Tren peningkatan perdagangan lintas batas oleh e-commerce itu bisa menjadi alat distribusi menjadi lebih masif atau massal. Mereka berlindung di balik frekuensi besar e-commerce," tukasnya.

Sebagai informasi, Bea Cukai bersama dengan BNN telah mengungkap penyelundupan 68 kg katinon dan 15.487 pil ekstasi. Katinon sendiri merupakan narkotika jenis psikotropika alami dalam bentuk daun kering, yang dapat menimbulkan efek halusinasi jika digunakan.

https://ekonomi.kompas.com/read/2018/05/28/143500726/gunakan-jasa-pengiriman-pos-pola-baru-penyelundupan-sindikat-narkoba

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggaran Subsidi Energi Bengkak, Harga Pertalite Tetap Tidak Naik

Anggaran Subsidi Energi Bengkak, Harga Pertalite Tetap Tidak Naik

Whats New
Niat Cuma Bantu Suami, Istri Ojol Ini Tak Menyangka Bisnisnya Malah Sukses

Niat Cuma Bantu Suami, Istri Ojol Ini Tak Menyangka Bisnisnya Malah Sukses

Smartpreneur
Harga Minyak Dunia Bergejolak, Anggaran Subsidi Energi Bengkak Jadi Rp 443,6 Triliun

Harga Minyak Dunia Bergejolak, Anggaran Subsidi Energi Bengkak Jadi Rp 443,6 Triliun

Whats New
Punya Growth Mindset saat Bekerja, Pentingkah?

Punya Growth Mindset saat Bekerja, Pentingkah?

Work Smart
Polda Jatim Ringkus Mafia Pupuk dan Amankan 279,45 Ton Pupuk Subsidi, Mentan SYL Berikan Apresiasi

Polda Jatim Ringkus Mafia Pupuk dan Amankan 279,45 Ton Pupuk Subsidi, Mentan SYL Berikan Apresiasi

Rilis
IHSG Mulai Pulih, Simak Cara Mengatur Portofolio Investasi

IHSG Mulai Pulih, Simak Cara Mengatur Portofolio Investasi

Earn Smart
Diterpa Sentimen 'Sell in May and Go Away', Apakah IHSG Masih Menarik?

Diterpa Sentimen "Sell in May and Go Away", Apakah IHSG Masih Menarik?

Earn Smart
Kewirausahaan untuk Semua

Kewirausahaan untuk Semua

Smartpreneur
Wacana WFA bagi ASN, Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo Belum Setuju

Wacana WFA bagi ASN, Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo Belum Setuju

Whats New
Atasi Krisis Pangan, Bank Dunia Siap Gelontorkan Rp 441 Triliun

Atasi Krisis Pangan, Bank Dunia Siap Gelontorkan Rp 441 Triliun

Whats New
Subsidi Energi Membengkak, Belanja Negara Tahun Ini Dipatok Jadi Rp 3.106 Triliun

Subsidi Energi Membengkak, Belanja Negara Tahun Ini Dipatok Jadi Rp 3.106 Triliun

Whats New
E-Toll Bakal Diganti Sistem Pembayaran Tanpa Sentuh MLFF, Ini Tanggapan BCA

E-Toll Bakal Diganti Sistem Pembayaran Tanpa Sentuh MLFF, Ini Tanggapan BCA

Whats New
Pemerintah Ajukan Perubahan Postur APBN 2022, Begini Rinciannya

Pemerintah Ajukan Perubahan Postur APBN 2022, Begini Rinciannya

Whats New
Ini Upaya Super Indo jika Harga Daging dan Telur Mahal akibat Larangan Ekspor Gandum India

Ini Upaya Super Indo jika Harga Daging dan Telur Mahal akibat Larangan Ekspor Gandum India

Whats New
Hindari Perceraian Dini, Simak 5 Tips Kelola Keuangan bagi Pasangan Milenial

Hindari Perceraian Dini, Simak 5 Tips Kelola Keuangan bagi Pasangan Milenial

Spend Smart
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.