Salin Artikel

IHSG Berhasil Menguat, Rupiah Masih Loyo

Data RTI menunjukkan, saham yang naik dan melemah jumlahnya sama, yakni 193 emiten. Adapun nilai transaksi mencapai Rp 7,46 triliun dengan volume 11,47 miliar saham.

Saham yang menjadi penopang laju indeks di antaranya, Indo Rama Synthetics (INDR) yang naik 19,75 persen menjadi Rp 7.275, kemudian Erajaya Swasembada (ERAA) menguat 10,99 persen menjadi Rp 3.130, dan Adaro Energy (ADRO) bertambah 5,97 persen menjadi Rp 1.865.

Sementara saham yang memberati indeks antara lain, Barito Pacific (BRPT) turun 1,93 persen, menjadi Rp 1.780. Bukit Asama (PTBA) melemah 1,14 persen ke posisi Rp 4.330, dan Bank Negara Indonesia (BBNI) terkoreksi 0,67 persen ke posisi RP 7.375.

Sayangnya sentimen positif di pasar saham ini tidak menular ke rupiah yang justru melemah hingga di atas Rp 14.400 per dollar AS.

Di pasar spot, seperti dikutip dari Bloomberg sore ini rupiah berada di posisi  Rp 14.414 per dollar AS, melemah 0,25 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Sedangkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) dari Bank Indonesia, hari ini rupiah berada di level Rp 14.406 per dollar AS, turun dibandingkan kemarin pada 14.391.

https://ekonomi.kompas.com/read/2018/07/18/163403226/ihsg-berhasil-menguat-rupiah-masih-loyo

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.