Salin Artikel

IHSG Masih Rentan Koreksi

Analis Paramitra Alfa Sekuritas William Siregar menyebut, koreksi IHSG dipengaruhi keputusan Bank Indonesia (BI) mempertahankan BI 7-day reverse repo rate. Ini membuat kurs rupiah terseret ke level terendah sejak 2015, yaitu Rp 14.500 per dollar AS.

William memprediksi, tren pergerakan serupa akan terulang pada perdagangan hari ini, Jumat (20/7/2018).

Kepala Riset Koneksi Kapital Alfred Nainggolan memprediksi IHSG tak akan bergerak banyak hari ini. "Pelaku pasar lebih banyak mengarah pada aksi profit taking," kata Alfred.

IHSG masih akan dipengaruhi laporan kinerja emiten, terutama sektor pertambangan, jasa keuangan dan konstruksi. Pasar juga menantikan rilis pertumbuhan ekonomi kuartal II-2018. Jika bisa menembus 5,1 persen, pasar akan menyambut positif.

Prediksi Alfred, IHSG akan sideways dengan support di 5.830 dan resistance 5.935. "Masih ada potensi turun, tapi tidak besar," kata dia.

William memperkirakan IHSG akan melemah dan bergerak antara support 5.841 dan resistance 5.889. (Dian Sari Pertiwi, Krisantus de Rosari Binsasi)

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: IHSG masih rentan terkoreksi

https://ekonomi.kompas.com/read/2018/07/20/081400826/ihsg-masih-rentan-koreksi

27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.