Salin Artikel

BI Tegaskan SBI Tak Akan Ganggu Pasar Surat Utang Pemerintah

Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Moneter Bank Indonesia (BI) Nanang Hendarsyah memastikan, SBI tidak akan mengganggu pasar surat utang pemerintah tersebut.

"Sebelum lelang akan kita umumkan, tapi tidak akan berbarengan dengan lelang SBN supaya tidak terdistorsi pasarnya," ucap Nanang ketika memberi penjelasan kepada wartawan di Gedung BI, Selasa (24/7/2018).

Lebih lanjut Nanang juga menjelaskan, reaktivasi SBI pun dilakukan sebagau upaya memperkaya instrumen pasar keuangan. Terlebih lagi, berbeda dengan SBN yang merupakan instrumen jangka panjang, SBI merupakan instrumen jangka pendek yang bisa dinonaktifkan kembali sewaktu-waktu.

"Jadi bukan untuk dikompetisikan," ujar Nanang.

Selain itu, SBI dan SBN memiliki karakteristik yang berbeda. Imbal hasil yang didapatkan dari SBN adalah kupon dengan persentase yang fluktuatif di pasar sekunder sehingga sangat bergantung pada kondisi perekonomian, sedangkan SBI menggunakan tingkat diskonto.

"SBI ada diskonto, itu kan dibayar di muka, jadi tidak ada risiko harganya, market risk-nya tidak ada," sebut Nanang.

Selain itu, langkah yang telah diambil BI dengan meningkatkan suku bunga acuan sebesar 100 bps ke level 5,25 persen untuk membuat imbal hasil pasar keuangan Indonesia lebih kompetitif dan menarik juga harus dibarengi dengan keberadaan beragam instrumen pasar keuangan.

"Inflow (dana asing) masuk ini harus ada instrumen. Kita hanya ada equity dan SBN, kalau inflow masuk itu termasuk devisa. Indonesia perlu instrumen di pasar keuangan untuk lebih beragam," ujar dia.

https://ekonomi.kompas.com/read/2018/07/24/184000926/bi-tegaskan-sbi-tak-akan-ganggu-pasar-surat-utang-pemerintah

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bos Indomaret Tutup Usia, Alami Kecelakaan Saat Bersepeda Bersama Istri di BSD

Bos Indomaret Tutup Usia, Alami Kecelakaan Saat Bersepeda Bersama Istri di BSD

Whats New
Mentan Setuju BUMN Serap Hasil Panen Petani asal Harganya Tidak Murah

Mentan Setuju BUMN Serap Hasil Panen Petani asal Harganya Tidak Murah

Whats New
Erick Thohir Ajak Produsen Kendaraan Listrik Inggris Bangun Pabrik Mikro Baterai di Indonesia

Erick Thohir Ajak Produsen Kendaraan Listrik Inggris Bangun Pabrik Mikro Baterai di Indonesia

Whats New
Jangan Sampai Ketinggalan, 4 Emiten Grup Astra Bakal Bagikan Dividen Interim

Jangan Sampai Ketinggalan, 4 Emiten Grup Astra Bakal Bagikan Dividen Interim

Earn Smart
Antisipasi Pemadaman Listrik Saat Banjir, PLN Tinggikan 590 Instalasi Gardu

Antisipasi Pemadaman Listrik Saat Banjir, PLN Tinggikan 590 Instalasi Gardu

Whats New
Mentan: Indonesia Siap Hadapi Ancaman Krisis Pangan Dunia

Mentan: Indonesia Siap Hadapi Ancaman Krisis Pangan Dunia

Whats New
Nilai Tukar Rupiah di Pasar Spot Menguat Tipis, di Jisdor Malah Terkoreksi

Nilai Tukar Rupiah di Pasar Spot Menguat Tipis, di Jisdor Malah Terkoreksi

Whats New
Ramai Acara Konser di Jakarta, Konsumsi Listrik PLN Naik 12,03 Persen

Ramai Acara Konser di Jakarta, Konsumsi Listrik PLN Naik 12,03 Persen

Whats New
3 Perusahaan Kerja Sama Asuransi Mobil Pengguna Jasa Sopir 'On-demand' Oper

3 Perusahaan Kerja Sama Asuransi Mobil Pengguna Jasa Sopir "On-demand" Oper

Whats New
Bahlil Akui Gugup Jelaskan ke Mahasiswa Soal Kegelapan Ekonomi Global Ancam Ekonomi RI

Bahlil Akui Gugup Jelaskan ke Mahasiswa Soal Kegelapan Ekonomi Global Ancam Ekonomi RI

Whats New
Ditopang Sektor Teknologi, IHSG Ditutup Menguat Tipis

Ditopang Sektor Teknologi, IHSG Ditutup Menguat Tipis

Whats New
Jamin Stok Beras Aman, Mentan SYL: Kalau Harga Jangan Tanya Kementan...

Jamin Stok Beras Aman, Mentan SYL: Kalau Harga Jangan Tanya Kementan...

Whats New
Bos LPS Beberkan 4 Tantangan Sektor Keuangan yang Harus Diwaspadai RI

Bos LPS Beberkan 4 Tantangan Sektor Keuangan yang Harus Diwaspadai RI

Whats New
Listrik Tiba-tiba Padam Saat Banjir, Ini Penjelasan PLN

Listrik Tiba-tiba Padam Saat Banjir, Ini Penjelasan PLN

Whats New
Setelah Hong Kong, 2 Produk Mie Sedaap Ditarik di Singapura

Setelah Hong Kong, 2 Produk Mie Sedaap Ditarik di Singapura

Whats New
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.